search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Pimpinan UIN Alauddin Bertemu Lembaga Kemahasiswaan Bahasa UKT

doelbeckz - Pluz.id Rabu, 01 Juli 2020 19:17
PERTEMUAN. Pimpinan Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar menggelar pertemuan dengan lembaga kemahasiswaan di lingkup UIN Alauddin Makassar, yaitu Dewan Mahasiswa (DEMA), Senat Mahasiswa (SEMA) dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) sejajaran UIN Alauddin Makassar, Rabu (1/7/2020). foto: istimewa.
PERTEMUAN. Pimpinan Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar menggelar pertemuan dengan lembaga kemahasiswaan di lingkup UIN Alauddin Makassar, yaitu Dewan Mahasiswa (DEMA), Senat Mahasiswa (SEMA) dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) sejajaran UIN Alauddin Makassar, Rabu (1/7/2020). foto: istimewa.

PLUZ.ID, MAKASSAR – Pimpinan Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar menggelar pertemuan dengan lembaga kemahasiswaan di lingkup UIN Alauddin Makassar, yaitu Dewan Mahasiswa (DEMA), Senat Mahasiswa (SEMA) dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) sejajaran UIN Alauddin Makassar, Rabu (1/7/2020).

Kegiatan tersebut dihadiri seluruh Wakil Rektor, Kepala Biro AUPK, Dekan, dan Wakil Dekan III sejajaran UIN Alauddin Makassar dan beberapa perwakilan lembaga kemahasiswaan.

Wakil Rektor III UIN Alauddin Makassar, Prof Darussalam, yang menginisiasi pertemuan menyampaikan kegiatan tersebut bertujuan sebagai ruang komunikasi dan dialog antara pimpinan kampus dan mahasiswa, baginya ini merupakan bentuk kepedulian pimpinan terhadap aspirasi yang disuarakan sejumlah mahasiswa.

“Kita sudah mengundang para ketua-ketua lembaga kemahasiswaan untuk bertemu secara resmi dan terhormat, seluruh unsur pimpinan baik universitas maupun fakultas hadir, ini adalah upaya membangun dialog secara elegan,” jelasnya.

Wakil Rektor II UIN Alauddin Makassar, Dr Wahyuddin Naro, mengungkapkan, kegiatan tersebut sangat penting dalam rangka menjawab berbagai tuntutan mahasiswa.

“Sebagai pimpinan, kami coba menjelaskan secara rinci terkait aturan keringanan UKT yang telah terbit melalui SK Rektor Nomor 491 tahun 2020 yang merupakan implementasi KMA nomor 515 tahun 2020, kalau ada yang ingin dipertanyakan mahasiswa, bisa disampaikan secara langsung,” terangnya.

Sementara, Wakil Rektor IV UIN Alauddin Makassar, Dr Kamaluddin Abunawas, berharap agar lembaga kemahasiswaan dan pimpinan dapat bersinergi, jika ada kritik maupun demonstrasi, begitulah dinamika perguruan tinggi.

“Kritik dan demonstrasi itu hal biasa, tapi tentu tidak boleh dibiarkan berlarut-larut, makanya pimpinan melalui Wakil Rektor III menginisiasi pertemuan ini, untuk mencari solusi bersama,” katanya.

Senada dengan itu, Wakil Rektor I UIN Alauddin Makassar, Prof Mardan, menyampaikan, kemajuan-kemajuan dan prestasi yang telah dicapai UIN Alauddin patutlah diperhatikan civitas kampus. Apalagi, kampus hijau tersebut memiliki biaya kuliah yang paling murah di antara perguruan-perguruan tinggi lain.

“Walaupun biaya kuliah kita murah, tetapi secara akademik terbukti dapat bersaing dengan perguruan tinggi negeri lain, selama pandemi covid-19 inipun, pimpinan senantiasa peduli kepada mahasiswa dengan menyalurkan bantuan-bantuan” katanya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top