search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Wali Kota dan Wawali Makassar Dampingi Menag Resmikan RS UIN Alauddin

doelbeckz - Pluz.id Sabtu, 26 Juli 2025 12:38
AKRAB. Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin- Aliyah Mustika Ilham (Appi-Aliyah/Mulia) tampil akrab bersama Menteri Agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar sata menghadiri peresmian RS UIN Alauddin Makassar, Kamis (24/7/2025). foto: istimewa
AKRAB. Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin- Aliyah Mustika Ilham (Appi-Aliyah/Mulia) tampil akrab bersama Menteri Agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar sata menghadiri peresmian RS UIN Alauddin Makassar, Kamis (24/7/2025). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin- Aliyah Mustika Ilham (Appi-Aliyah/Mulia) mendampingi Menteri Agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar meresmikan Rumah Sakit (RS) UIN Alauddin Makassar, Kamis (24/7/2025).

Berlokasi di Kampus Lama UIN Alauddin, Jl Sultan Alauddin, Kota Makassar kehadiran rumah sakit ini, menjadi tonggak penting sinergi antara sektor pendidikan, layanan kesehatan, dan nilai-nilai spiritualitas.

Rumah sakit ini tidak hanya berperan sebagai pusat layanan medis, tetapi juga sebagai rumah sakit pendidikan yang mengedepankan pendekatan holistik menggabungkan ilmu kedokteran modern dengan kearifan lokal dan spiritualitas Islam.

Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menyampaikan harapan besar atas kehadiran rumah sakit ini sebagai bukti nyata sinergi antara sektor pendidikan, kesehatan, dan pemerintah daerah.

“Kehadiran RS UIN Alauddin menjadi momentum penting bagi penguatan sistem pelayanan kesehatan di Kota Makassar,” ujar Wawali Aliyah.

Ia menegaskan, kesiapan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar untuk menjalin kolaborasi lintas sektor demi mewujudkan pelayanan kesehatan yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.

“Rumah sakit ini melayani masyarakat,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, dalam sambutannya, Menag Nasaruddin Umar mengungkapkan, RS UIN Alauddin memiliki posisi strategis, bukan hanya secara geografis, tetapi juga secara konseptual.

Menurutnya, rumah sakit ini memiliki keistimewaan karena mengusung pendekatan holistik yang memadukan ilmu pengobatan modern dengan nilai-nilai tradisional dan spiritual.

“Kami ingin rumah sakit ini menjadi unggul karena mampu menggabungkan metode pengobatan ilmiah dengan kearifan lokal. Dulu, masyarakat Nusantara hidup bersahabat dengan alam tanpa rumah sakit, tapi tetap sehat,” jelasnya.

“Kini, kita ingin menghadirkan kembali keharmonisan itu, selaras antara sains, spiritualitas, dan alam,” tambah Nasaruddin, yang juga Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta.

Ia mengajak seluruh sivitas akademika UIN Alauddin dan pengelola rumah sakit untuk mengelola fasilitas ini secara komprehensif, mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dan keberlanjutan dalam setiap layanan yang diberikan.

Sebagai rumah sakit pendidikan di bawah naungan perguruan tinggi keagamaan, RS UIN Alauddin diharapkan mampu menjadi model rumah sakit integratif yang menjawab kebutuhan masyarakat modern, sekaligus merawat akar-akar budaya dan spiritual bangsa. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top