“Pukul 21.00 WITA malam tadi sudah banjir bandang di Radda, Masamba, dan Sabbang, jadi takutnya terjebak banjir di perjalanan. Adek saya yang lainnya di sana sementara ke Radda melakukan pencarian,” katanya.
“Mohon informasinya dan bantuannya kalau ada yang menemukannya,” tambah fotografer media harian di Makassar ini.
Sebelumnya, diberitakan, banjir bandang terjadi di Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Senin (13/7/2020) malam.
Ribuan rumah warga dan tempat ibadah
dihantam banjir bandang dan lumpur bercampur pasir setinggi 2 Meter.
Diketahui, banjir bandang yan diperkirakan sebagai banjir terparah yang melanda wilayah tersebut, disebabkan karena meluapnya Sungai Radda dan yang berada di lokasi Desa Radda dengan jarak sekitar 2 Kilometer (Km) dari pusat Kota Masamba, yang juga lebih dahulu teredam. Penyebabnya curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir atau sejak 12 Juli 2020.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Sulsel, Endro Yudo Waryono, menjelaskan, musibah ini terjadi, hampir bersamaan dengan meluapnya Sungai Masamba, yang meluber hingga Bandar Udara Andi Djemma, Senin (13/7/2020) malam.
“Jalan Trans Sulawesi Lumpuh total sekira pukul 02.53 WITA,” ujarnya.