search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Keluarga Mencari Sanak Saudaranya

Pasca Banjir Bandang Terjang Luwu Utara
doelbeckz - Pluz.id Selasa, 14 Juli 2020 14:17
KORBAN. Sri Meiti Handayani (kiri) diduga menjadi korban banjir bandang yang menerjang Desa Radda, Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Senin (13/7/2020) malam. Sri bersama dua orang anaknya kini dalam proses pencarian. foto: istimewa
KORBAN. Sri Meiti Handayani (kiri) diduga menjadi korban banjir bandang yang menerjang Desa Radda, Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Senin (13/7/2020) malam. Sri bersama dua orang anaknya kini dalam proses pencarian. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Banjir bandang terjadi di Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Senin (13/7/2020) malam, menyisahkan duka mendalam.

Tidak hanya rumah beserta isinya serta kendaraan roda dua dan roda empat yang disapu air banjir bandang dan lumpur bercampur pasir setinggi 2 Meter, tetapi juga sejumlah warga ikut hanyut dibawa air.

Betapa tidak, dilaporkan air banjir ada yang sampai atap rumah. Sementara, lumpurnya setinggi lutut orang dewasa.

Hingga saat ini, terjadi kepanikan dan duka mendalam dirasakan para keluarga yang mencari sanak saudarnya.

Salah satunya dirasakan keluarga Tawakkal Basri. Pasalnya, adek bersama keponakannya hingga saat ini belum ditemukan.

“Adek saya bersama dua orang anaknya di Radda, Kecamatan Baebunta, Luwu Utara hingga saat ini belum didapat. Informasi dari saudara di kampung, ketiganya meningalkan rumahnya malam-malam, karena takutki kena longsor. Sementara, suaminya, Baso, saat kejadian ada di Makassar, ini sudah di perjalanan menuju kampung,” ujarnya, Selasa (14/7/2020).

KORBAN. Farhan dan Qia bersama ibunya Sri Meiti Handayani diduga menjadi korban banjir bandang yang menerjang Desa Radda, Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Senin (13/7/2020) malam. Sri bersama dua orang anaknya kini dalam proses pencarian. foto: istimewa

Tawakkal kuatirkan, jika adeknya atas nama Sri Meiti Handayani bersama dua orang anaknya, Farhan dan Qia terjebak banjir bandang di perjalana saat meninggalkan rumah.

Halaman

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top