search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Kementerian PUPR Siapkan Skema Penanganan Pasca Banjir Bandang Luwu Utara

doelbeckz - Pluz.id Jumat, 17 Juli 2020 15:00
KUNJUNGAN KERJA. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono didampingi Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah dan Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani meninjau lokasi pasca banjir bandang di Kabupaten Luwu Utara, Kamis (16/7/2020). foto: istimewa
KUNJUNGAN KERJA. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono didampingi Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah dan Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani meninjau lokasi pasca banjir bandang di Kabupaten Luwu Utara, Kamis (16/7/2020). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Luwu Utara (Lutra) merendam enam kecamatan, Senin (13/7/2020) lalu.

Kondisi ini membuat sebagian ruas jalan trans Sulawesi ditutup atau tertutup material lumpur. Kondisi terparah dengan lumpur setinggi lebih dari satu meter terjadi di wilayah Radda dan Masamba.

Pemerintah melakukan pembukaan ruas jalan yang tertutup lumpur mengunakan alat berat untuk membersihkan lumpur dari akses utama yang menghubungkan Luwu Utara dengan daerah lain.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah meninjau lokasi lokasi banjir dan longsor.

Menteri PUPR menyebutkan, ada tiga prioritas utama penanganan pasca banjir Luwu Utara. Pertama, yakni memperbaiki akses jalan. Kedua, relokasi warga terdampak, dan ketiga pembenahan tanggul dan normalisasi sungai.

PENGUNGSIAN. Kondisi pengungsi pasca banjir bandang di Luwu Utara, Kamis (16/7/2020). foto: istimewa

“Prioritas membersihakan konektivitas ini. Saya beri waktu sampai hari Minggu sudah harus bersih. Di tiga tempat ini, yakni di Sungai Rongkong, Sungai Randa, dan Sungai Masamba ini,” kata Basuki di Masamba, Luwu Utara, Kamis (16/7/2020).

Tanggul juga akan dibuat sebab, air sungai meluap ke kota ini. Warga yang tinggal di bantaran sungai akan direlokasi dan siapkan rumah hunian tetapnya.

Halaman

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top