Sementara, Ketua DPD I Golkar Enrekang, Musimin Bando yang ikut hadir mengaku, menaruh harapan besar terhadap Supriansa untuk melakukan perubahan pada tubuh Golkar di Sulsel.
“Kita mau sekali ada perubahan. Untuk ada perubahan, ketua harus baru. Dan yang menentukan calon bupati di daerah adalah orang yang baru. Saya berharap Pak Supriansa bertindak sebagai pengurus partai bukan pengusaha partai,” harapnya.
Bupati Enrekang ini, mengaku, sebelumnya mendukung salah satu bakal calon ketua, namun begitu meminta surat rekomendasi dari DPP Golkar Jakarta, maka dirinya langsung mengambil sikap sebagai prinsip partai, yakni menjaga amanah dan marwah surat deskresi tersebut.
“Tidak ada lagi tawar menawar. Saya berharap kepada DPD lain agar ikut menjaga prinsip surat dari DPP Golkar tersebut,” ujarnya.
Silaturahmi awalnya hanya sekedar ngopi yang berlangsung santai tersebut akhirnya berbuah dukungan dari sejumlah DPD yang hadir.
Dimana Supriasa yang merupakan mantan Wakil Bupati Soppeng tersebut, lebih banyak bercerita tentang aktivitasnya sebagai anggota Komisi III DPR RI serta menceritakan bagaimana awalnya, sehingga dirinya maju sebagai calon ketua DPD I Golkar.
Pada proses pembahasan itulah, sejumlah senior dari Wanhat menanyai Supriansa tentang sikap dan pandangan dirinya sebagai kader Golkar yang baru dan kelak jika terpilih sebagai Ketua DPD I Golkar.