search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Tanda Tangan ‘Dipalsukan’, Sekretaris Golkar Pinrang Bantah Dukung Supriansa

doelbeckz - Pluz.id Minggu, 26 Juli 2020 19:15
Syamsuri. foto: istimewa
Syamsuri. foto: istimewa

Tak hanya Syamsuri, Sekretaris Golkar Jeneponto, Suharto, juga membantah bahkan mengaku, dirinya tidak pernah bertandatangan dalam surat dukungan ke Supriansa.

“Artinya, kalau tandatangan saya ada dalam surat dukungan ke Supriansa, keabsahannya perlu dipertanyakan,” terang Suharto.

Untuk itu, baik Syamsuri maupun Suharto meminta kepada SC Musda Golkar Sulsel betul-betul menverifikasi secara ketat keabsahan surat dukungan tersebut.

Hal itu ditegaskan Syamsuri dan Suharto, kerena sesuai aturan surat dukungan tersebut harus ditandatangani ketua dan sekretaris.

“Nah kalau itu dilabrak, maka dukungan tersebut wajib dibatalkan berdasarkan Petunjuk Organisasi (PO) pelaksanaan musda,” jelasnya.

Suharto. foto: istimewa

Berdasarkan Juklak-02 /DPP/GOLKAR /II/ tentang musyawarah daerah bahwa surat dukungan bakal calon dianggap sah apabila, menggunakan kop surat resmi pemegang hak suara, wajib ditandatangani pimpinan (ketua dan sekretaris) dan dibubuhi cap stempel basah.

Selain itu, surat dukungan dari pemegang hak suara, hanya dapat mencantumkan dan mendukung satu nama bakal calon ketua/ ketua formatur DPD I Partai Golkar Sulsel.

Halaman

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top