“Saat dia balik ke sini, dia bertemu dengan teman-teman klub motornya di Pasangkayu, Sulbar. Saat itu, dia tidak diizinkan sama teman-temannya untuk melanjutkan perjalanan, karena sudah tengah malam, tapi dia tetap nekad untuk melanjutkan perjalanan,” katanya.
Saat tiba di Mamuju Tengah, tepatnya di Dusun Salu Bijau, Desa Tasokko, Kecamatan Karossa, di situlah peristiwa dugaan pembunuhan terhadap kakaknya yang dilakukan orang tidak dikenal terjadi.
“Kakak saya selain ditemukan tewas mengenaskan, dia juga kehilangan handphone serta kameranya,” kata Lia.
Dia berharap pelaku pembunuhan kakaknya segera ditemukan pihak kepolisian dan diberikan hukuman yang setimpal dengan perbuatannya.
“Kami sangat mengharapkan pihak kepolisian segera menemukan pelakunya dan menegakkan hukum seadil-adilnya,” jelas Lia. (***)