search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Sevilla Raja Liga Europa Sejati

doelbeckz - Pluz.id Sabtu, 22 Agustus 2020 07:45
PESTA JUARA. Sevilla juara Liga Europa 2019/2020 usai kalahkan Inter Milan 3-2 di final yang berlangsung di di Rhein Energie Stadion, Sabtu (22/8/2020) dini hari WITA. foto: twitter @europaleague
PESTA JUARA. Sevilla juara Liga Europa 2019/2020 usai kalahkan Inter Milan 3-2 di final yang berlangsung di di Rhein Energie Stadion, Sabtu (22/8/2020) dini hari WITA. foto: twitter @europaleague

PLUZ.ID, MAKASSAR – Sevilla menasbihkan diri sebagai raja Liga Europa sejati. Sevilla meraih juara Liga Europa musim 2019/2020.

Tim besutan Julen Lopetegui ini, mengalahkan Inter Milan dengan skor 3-2 di final yang berlangsung di Rhein Energie Stadion, Sabtu (22/8/2020) dini hari WITA.

Pada pertandingan ini, Inter lebih dulu unggul di menit kelima melalui penalti Romelu Lukaku, tapi dibalas Sevilla lewat Luuk de Jong pada menit ke-12.

De Jong kemudian malah membawa Sevilla berbalik memimpin di menit ke-35, yang ternyata juga tak bertahan lama. Diego Godin menyamakan kedudukan buat Inter Milan dua menit kemudian.

PEMAIN TERBAIK. Pemain Sevilla, Luuk de Jong terpilih sebagai pemain terbaik pada laga final Liga Europa 2019/2020 saat mengalahkan Inter Milan 3-2 di final yang berlangsung di di Rhein Energie Stadion, Sabtu (22/8/2020) dini hari WITA. foto: twitter @europaleague

Gol penentu kemenangan lantas dicetak Diego Carlos pada menit ke-74, lewat tendangan salto yang berbelok usai mengenai kaki Lukaku. Skor 3-2 tak berubah sampai peluit panjang berbunyi.

Hasil ini menegaskan status Sevilla sebagai raja Liga Europa. Los Nervionenses kini sudah merengkuh titel keenam termasuk sejak era Piala UEFA, dua kali lebih banyak dari pesaing-pesaing terdekat, seperti Liverpool, Juventus, Inter Milan, dan Atletico Madrid (3 kali juara).

Sevilla dua kali juara semasa kompetisi masih bernama Piala UEFA, yakni pada 2006 dan 2007. Tiga gelar lantas direngkuh secara berurutan dalam rentang waktu 2014-2016, kemudian diikuti titel musim ini.

Sementara, buat Inter, kekalahan ini berarti kegagalan meraih gelar Liga Europa untuk kali pertama dalam sejarah mereka. Seluruh tiga titel Nerazzurri sebelumnya dimenangi pada era Piala UEFA, yakni pada tahun 1991, 1994, dan 1998.

Inter kini punya catatan lima kali ke final, dengan hasil tiga kemenangan dan dua kali kalah. Sedangkan Sevilla mempertahankan catatan 100 persen di final Piala UEFA/Liga Europa.

(***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top