search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Danny-Fatma Deklarasi di Kapal Pinisi, Ini Maknanya

doelbeckz - Pluz.id Kamis, 03 September 2020 11:11
PERSIAPAN DEKLARASI. Pasangan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi (Danny-Fatma) memantau persiapan deklarasi di Pantai Losari, Rabu (2/9/2020). Pasangan ini, rencananya akan menggelar deklarasi di lokasi ini, hari ini, Kamis (3/9/2020). foto: istimewa
PERSIAPAN DEKLARASI. Pasangan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi (Danny-Fatma) memantau persiapan deklarasi di Pantai Losari, Rabu (2/9/2020). Pasangan ini, rencananya akan menggelar deklarasi di lokasi ini, hari ini, Kamis (3/9/2020). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Kapal Pinisi menjadi simbol utama dalam deklarasi pasangan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi (Danny-Fatma) di Pantai Losari, Makassar, hari ini, Kamis (3/9/2020).

Deklarasi ini akan menggunakan dua kapal Pinisi. Kapal ini dikawal 200 perahu kecil atau jolloro milik para nelayan.

Di atas kapal Pinisi yang memuat sekitar 30 orang itu, Danny-Fatma akan menyampaikan orasi politik. Termasuk para pimpinan partai politik pengusung Nasdem dan Gerindra, serta partai pendukung, Gelora dan PBB.

Mengapa menggunakan kapal Pinisi? Danny Pomanto mengungkapkan, Pinisi adalah perahu khas Bugis Makassar, Sulsel, yang telah mendunia. Sesuai dengan salah satu visi misi Danny-Fatma, yakni membawa Makassar menjadi kota dunia.

“Kalau orang bicara tentang Pinisi, di seluruh dunia pasti yang ditahu adalah Bugis Makassar. Kalau Bugis Makassar, yang diingat itu adalah Kota Makassar. Hal ini adalah sebuah semangat. Semangat masa lalu, semangat hari ini, dan semangat masa depan,” beber Danny Pomanto saat memberikan keterangan pers di Makassar Golden Hotel (MGH), Rabu (2/9/2020).

Deklarasi Danny-Fatma turut melibatkan ratusan nelayan. Pun akan ada atraksi fly board dan jetski yang dikemudikan partai pengusung dan pendukung Adama, jargon Danny-Fatma.

“Kenapa libatkan 200 perahu nelayan, kami selama lima tahun, dan Insya Allah kalau Allah SWT berkanan (terpilih kembali), kami selalu komitmen melibatkan masyarakat di mana pun dalam keputusan yang penting,” ucap mantan Wali Kota Makassar satu periode ini.

Halaman

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top