“Keistimewaan kita (Seketika) adalah adanya lisensi Mola TV, penyedia siaran langsung liga-liga terbaik dunia, utamanya Liga Inggris, sehingga kita memiliki izin mengadakan nobar (nonton bareng),” beber fan Manchester United, klub raksasa Liga Inggris ini.
Fachrul Rays yang juga aktif di berbagai komunitas, seperti United Indonesia Makassar (fans Manchester United), Gust Owner Makassar (komunitas sepeda), Sepeda Lipat BRI Community (Selibrity), Livina Indonesia Community (Livinity), dan lainnya ini, mengakui, membuat kedai kopi ini, selain unsur bisnis, juga mengakomodir aspirasi rekan-rekan komunitasnya dan lintas komunitas lainnya untuk menyediakan wadah berkumpul atau home base
Terbukti saat ini, sejumlah komunitas menjadikan Seketika sebagai home base mereka, seperti United Indonesia Makassar, Gust Owner Makassar, Selibrity, Livinity, Max Republik Makassar (N-Max), Toyota Kijang Club Indonesia (TKCI), dan lainnya.
“Kita memang membuat kedai kopi ini, untuk mengakomodir teman-teman komunitas yang selama ini selalu berpindah-pindah tempat ketika kopdar (kopi darat/bertemu). Dengan Seketika, anggota lintas komunitas bisa bertemu/nongkrong di sini,” katanya.
“Bahkan, beberapa komunitas lainnya sudah siap bergabung menjadikan Seketika sebagai home base,” lanjutnya.
Sementara, mengenai nama kedai kopi ini,
Fachrul Rays, mengakui, memberi nama Kedai Kopi Seketika, karena ada beberapa filosifi. “Nama Seketika, karena saat sibuk mencari nama, tiba-tiba dan seketika itu muncul kata Seketika. Selain itu, Seketika kepanjangan dari Selera Kita dan Etika. Dengan harapan orang datang ke kedai kopi dengan tenang dan nyaman, sebab orang ke suatu tempat menyangkut selera dan saat bercengkrama harus punya etika ketika berinteraksi,” terangnya.
“Harapan dengan konsep kedai kopi kekinian yang mengikuti pasar, tapi tetap dengan ciri khas yang unik Seketika akan menjadi pilihan yang memuaskan selera pencinta kopi,” tambahnya. (***)