search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

ISMI Bantu Pemerintah Pulihkan Pariwisata Bali

doelbeckz - Pluz.id Sabtu, 21 November 2020 12:00
SILABIS. Ketua ISMI Provinsi Bali, H Masrur Makmur (kiri) di sela-sela Silaturahmi Bisnis (Silabis) yang menjadi agenda rutin Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI) yang diadakan di Hotel Melia Bali Kawasan ITDC Nusa Dua 20-22 November 2020. foto: istimewa
SILABIS. Ketua ISMI Provinsi Bali, H Masrur Makmur (kiri) di sela-sela Silaturahmi Bisnis (Silabis) yang menjadi agenda rutin Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI) yang diadakan di Hotel Melia Bali Kawasan ITDC Nusa Dua 20-22 November 2020. foto: istimewa

PLUZ.ID, DENPASAR – Bali memiliki kontribusi besar terhadap perolehan devisa negara dari sektor pariwisata. Bahkan, pada 2019 Bali menyumbang 29 persen dari total penerimaan nasional.

Namun, di tengah pandemi Covid-19 yang melanda semua negara memberikan dampak yang signifikan terhadap pariwisata khususnya di Bali.

Pemulihan ekonomi dari sektor pariwisata tidak bisa hanya berharap dari tangan pemerintah saja, ini pula yang menjadi dasar pertimbangan Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI) untuk turut serta membantu percepatan pemulihan ekonomi Nasional.

Ketua ISMI Provinsi Bali, H Masrur Makmur La Tanro, mengatakan Silaturahmi Bisnis (Silabis) yang menjadi agenda rutin dari ISMI diadakan di Hotel Melia Bali Kawasan ITDC Nusa Dua 20-22 November 2020 mendatang dan dihadiri 250 anggota ISMI dari seluruh nusantara.

Dimana dari 175 anggota ISMI Bali yang bergerak di sektor pariwisata di tengah pandemi Covid-19 diakui, 75 persen terdampak langsung maupun tidak langsung akibat mewabahnya Covid-19, terutama bagi mereka para pemilik hotel, travel atau tepatnya penyedia akomodasi, makan dan minum.

“Kondisi ini kita alami bersama, namun kami tidak berhenti disitu, kami melihat peluang di sektor kuliner, dari sinilah kami mulai lagi,” ucapnya.

“Kehadiran para saudagar se Indonesia ini akan menjadi stimulan bagi perekonomian domestik Bali di tengah pandemi ini, selain itu diharapkan saat ini menjadi ajang sharing ekonomi kreatif diantara para anggota, dan terpenting kegiatan ini dapat pula menarik para saudagar muslim untuk berkembang di Bali,” tambah Masrur.

Halaman

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top