search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Pegadaian Luncurkan Fitur Gadai Jaminan Invoice

doelbeckz - Pluz.id Rabu, 16 Desember 2020 15:00
LAYANAN PEGADAIAN. Petugas Pegadaian melayani pelanggan dengan ramah. Pegadaian terus mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dengan meluncurkan produk Pinjaman Modal Produktif. foto: istimewa
LAYANAN PEGADAIAN. Petugas Pegadaian melayani pelanggan dengan ramah. Pegadaian terus mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dengan meluncurkan produk Pinjaman Modal Produktif. foto: istimewa

PLUZ.ID, JAKARTA – PT Pegadaian (Persero) terus mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dengan meluncurkan produk Pinjaman Modal Produktif. Melalui produk ini, masyarakat pelaku UMKM yang ingin mendapatkan pinjaman modal usaha khususnya di tengah pandemi saat ini, dapat mengajukan pinjaman mulai dari Rp10 juta hingga Rp2 miliar dengan agunan surat penagihan hutang (invoice).

Sekretaris Perusahaan PT Pegadaian (Persero), R Swasono Amoeng Widodo, menjelaskan, untuk bisa menggunakan produk ini, nasabah melampirkan copy invoice sebagai agunan tanpa perlu menjaminkan aset secara fisik. Prosesnya pun mudah dan cepat karena dilakukan secara online melalui https://digilend.pegadaian.co.id.

“Calon nasabah dapat langsung melakukan registrasi, kemudian menggugah dokumen yang diperlukan secara lengkap, seperti dokumen identitas, keterangan usaha, copy invoice, dokumen keuangan, serta berbagai dokumen yang dibutuhkan lainnya. Setelah seluruh dokumen-dokumen tersebut diunggah, calon nasabah akan langsung dihubungi oleh team Pegadaian. Di samping itu, sebelum mengajukan pinjaman, calon nasabah dapat melakukan simulasi dengan mengisi nilai invoice, jangka waktu peminjaman, dan memasukan tanggal jatuh tempo invoice yang dimiliki,” ujar Amoeng dikutip melalui siaran pers di situs Pegadaian, Rabu (16/12/2020).

Adapun syarat utama yang wajib dipenuhi peminjam diantaranya harus Warga Negara Indonesia, memiliki badan usaha yang berbentuk PT, CV, atau Perum yang terdaftar di Indonesia, dan telah berdiri minimal selama dua tahun.

Sementara, untuk proses peminjaman dengan nilai di bawah Rp1 miliar, membutuhkan waktu tiga hari kerja dan tujuh hari kerja untuk pinjaman lebih dari Rp1 miliar, setelah seluruh dokumen dilengkapi. Tarif sewa modal relatif terjangkau sebesar 0,04 persen per hari dengan jangka waktu pinjaman mulai dari 15 hari sampai enam bulan.

“Saya berharap produk Pinjaman Modal Produktif ini, dapat membantu masyarakat khususnya para pelaku usaha yang tengah kesulitan mendapatkan tambahan modal usaha, untuk bisa bertahan, dan kembali mengembangkan usahanya seperti sebelum pandemi melanda,” jelasnya.

Guna memperkenalkan produk Pinjaman Modal Produktif ke masyarakat, Pegadaian melakukan literasi melalui Webinar berjudul ‘Sukses Ngegas Bisnis Offline ke Online’. Dengan menghadirkan Desi Bachir, CMO Samara Media & Entertainment, Braintrust IDEAFEST serta Kepala Departemen Digital Lending PT Pegadaian Persero, Indri Wijayanti pada Jumat (11/12/2020). Melalui Webinar ini, pegadaian ingin mengajak masyarakat agar mampu mempertahankan bisnisnya di tengah pandemi, dengan tetap kreatif dan mampu berinovasi.

Hingga saat ini, 52 persen atau sekitar 54 juta pengusaha belum terlayani lembaga keuangan formal untuk membantu pinjaman modal usahanya. Bahkan, tak sedikit, pelaku usaha yang terjebak pelepas uang ilegal (rentenir) yang membebankan bunga tinggi kepada peminjam. Oleh karena itu, Pegadaian terus konsisten untuk hadir sebagai salah satu BUMN yang memberikan solusi pemenuhan dana secara cepat, mudah, dan aman. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top