Sama halnya atas kinerja Kepala Bappelitbangda, Junaedi, atas perampingan program menjadi kurang dari 500 program untuk tahun 2021. Serta Kepala Dinas Kesehatan, BPBD, dan Dinas Sosial yang berjibaku dalam bencana, serta Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) yang terus ofensif dalam pendampingan OPD dan koordinasi.
Ia memberi motivasi kepada para ASN dan OPD lingkup Pemprov untuk bersama-sama memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Kami berharap, kita menjadi tim work terbaik sepanjang sejarah Sulsel dan sejarah pembangunan Sulsel,” katanya.
Ia menambahkan, tahun 2020 banyak cobaan, pandemi menjadi masalah terbesar. Akan tetapi, di Sulsel di tengah pandemi pembangunan dan program prioritas terus berjalan.
“Semoga yang apa telah kita lewati di tahun 2020 dapat lebih baik di tahun 2021. Sinergitas dan kekompakan lintas sektor adalah untuk membentuk tim yang lebih baik bagi Sulsel yang kita cintai bersama,” pungkasnya.
Sementara, Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, menyampaikan, efektivitas program di 2021 harus fokus. Iapun berharap, Sulsel dapat menjadi tujuan investasi.
“Fokus kegiatan di OPD, menciptakan pemerintahan yang melayani, yang bersih, saya berharap mencapai target investasi kita. Sulsel akan menjadi tujuan Investasi,” imbuhnya.
Mengenai Covid-19, Sulsel terus mendorong lebih massif dalam mencegah pandemi. “Pemeriksaan spesimen lebih massif saat ini, tercatat kini dalam sehari pemeriksaan mencapai 3.000 spesimen,” kata Nurdin. (***)