PLUZ.ID, MAKASSAR – Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) berkolaborasi dengan Perhimpunan Dokter Anti Penuaan, Wellnes, Estetika dan Regeneratif Indonesia (Perdaweri) Provinsi Sulsel tanggap bencana gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 6,2 di Provinsi Sulbar, Jumat (15/1/2021).
Yaitu, dengan menyalurkan bantuan tahap pertama kepada korban yang terdampak sangat parah.
“Pertama-tama kami sampaikan tutur berduka cita atas musibah ini. Apalagi, sampai menelan korban jiwa. Dimana update korban meninggal dunia akibat gempa M 6,2 ini, sudah mencapai 46 orang,” ujar dr Aswan Usman MKes Ketua harian PDUI Sulsel yang diwakili dr Kadri MKes, Sabtu (16/1/2021).
Sementara, Ketua Perdaweri Sulsel, dr Hj Kasmawaty Z Basalamah MKes, menyampaikan rombongan berangkat malam ini. Selain itu, ada juga bantuan obat-obatan, masker, makanan, dan minuman. Terdapat pula tenaga medis serta sejumlah dana.
“Kita turunkan tim medis, karena banyaknya korban luka-luka mencapai 826 orang yang sangat membutuhkan pertolongan. Terdapat pula 415 rumah rusak di Mamuju yang masih dalam proses pendataan,” ujarnya.
Humas Perdaweri Sulsel, dr Wachyudi Muchsin SH, menyampaikan, pihaknya turut prihatin atas bencana tersebut.
“Saat ini kami tengah berupaya maksimal untuk dapat membantu, setidaknya memenuhi kebutuhan mendesak para korban yang terdampak tentunya dengan memperhatikan protokol kesehatan ketat mengingat saat ini pandemi Covid-19. Malam ini bantuan sudah disalurkan melalui jalur darat untuk bergabung dengan dokter serta relawan lainnya yang lebih duluan sudah berada di lokasi ujar,” ujar Dokter Yudi. (***)