search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Korban Meninggal Dunia Akibat Gempa Sulbar Jadi 73 Orang

doelbeckz - Pluz.id Minggu, 17 Januari 2021 19:00
EVAKUASI. Personel Satbrimob Polda Sulsel membantu mengevakuasi barang warga yang terdampak terjebak longsor akibat gempa bumi di Desa Mekatta, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Sulbar, Minggu (17/1/2021). foto: brimob polda sulsel
EVAKUASI. Personel Satbrimob Polda Sulsel membantu mengevakuasi barang warga yang terdampak terjebak longsor akibat gempa bumi di Desa Mekatta, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Sulbar, Minggu (17/1/2021). foto: brimob polda sulsel

PLUZ.ID, JAKARTA – Berdasarkan data per 17 Januari 2021 pukul 14.00 WIB, Pusat Pengendali Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana melaporkan jumlah korban meninggal dunia akibat gempa magnitudo 6,2 yang terjadi pada Jumat (15/1/2021), pukul 01.28 WIB atau 02.28 waktu setempat di Provinsi Sulbar menjadi 73 orang.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati, Minggu (17/1/2021), merincian 64 orang meninggal dunia di Kabupaten Mamuju dan sembilan orang di Kabupaten Majane.

Selain itu, terdapat 554 korban luka di Kabupaten Majene dengan rincian antara lain 64 orang luka berat, 215 orang luka sedang dan 275 orang luka ringan. Terdapat 27.850 orang mengungsi di 25 titik pengungsian yang tersebar di Desa Kota Tinggi, Desa Lombong, Desa Kayu Angin, Desa Petabean, Desa Deking, Desa Mekata, Desa Kabiraan, Desa Lakkading, Desa Lembang serta Desa Limbua.

Sedangkan di Kabupaten Mamuju terdapat 189 orang mengalami luka berat atau rawat inap dan terdapat lima titik pengungsian di Kecamatan Mamuju dan Kecamatan Simboro.

Selanjutnya, terdapat pelayanan kedaruratan pada 3 rumah sakit yang saat ini aktif di Kabupaten Mamuju, yaitu RS Bhayangkara, RS Regional Provinsi Sulawesi Barat, dan RSUD Kabupaten Mamuju.

BPBD Kabupaten Majene, Kabupaten Mamuju serta Kabupaten Polewali Mandar terus melakukan pendataan dan berkoordinasi dengan TNI-Polri, Basarnas serta relawan maupun instansi lainnya dalam proses evakuasi masyarakat terdampak. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top