search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Plt Gubernur Sulsel Serahkan LKPJ 2020 ke DPRD

doelbeckz - Pluz.id Selasa, 30 Maret 2021 23:00
LKPJ GUBERNUR. Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dan Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika Sari menandatangani berkas penyerahan dan penerimaan LKPJ Gubernur Sulsel akhir tahun anggaran 2020 dalam Rapat Paripurna DPRD Sulsel di Gedung DPRD Sulsel, Selasa (30/3/2021). foto: humas pemprov sulsel
LKPJ GUBERNUR. Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dan Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika Sari menandatangani berkas penyerahan dan penerimaan LKPJ Gubernur Sulsel akhir tahun anggaran 2020 dalam Rapat Paripurna DPRD Sulsel di Gedung DPRD Sulsel, Selasa (30/3/2021). foto: humas pemprov sulsel

PLUZ.ID, MAKASSAR – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menyerahkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Sulsel akhir tahun anggaran 2020 kepada Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika Sari dalam Rapat Paripurna DPRD Sulsel di Gedung DPRD Sulsel, Selasa (30/3/2021).

Rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Sulsel, Andi Ina Kartika Sari, dihadiri Wakil Ketua dan anggota DPRD Sulsel, Sekda Provinsi Sulsel, Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP), serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulsel.

Dengan agenda Persetujuan Bersama Ranperda Tentang Pemberian Insentif dan Pemberian Kemudahan Investasi; serta agenda Nota Pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Gubernur Sulsel Akhir Tahun Anggaran 2020.

Untuk agenda paripurna pertama, para Fraksi DPRD Sulsel menyetujui ranperda dengan beberapa catatan. Dilanjutkan penandatanganan persetujuan bersama antara DPRD Sulsel dan Gubernur Sulsel untuk Ranperda tentang Pemberian Insentif dan Pemberian Kemudahan Investasi.

Andi Sudirman menyampaikan, ranperda ini merupakan inisiatif DPRD Sulsel yang patut mendapat apresiasi.

Disebutkan, ranperda ini disusun sebagai tindak lanjut atas Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2019 tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi di Daerah.

“Dengan adanya Ranperda tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi ini, tentu juga merupakan dukungan positif bagi pemerintah daerah, karena dapat menumbuhkan minat investor ke Sulsel yang nantinya akan berimbas pada perkembangan ekonomi dan kemajuan pembangunan di Sulsel, yang diharapkan dapat lebih meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di Sulsel, kata dia, memang sangat diperlukan peningkatan investasi yang signifikan. Salah satunya dengan cara pemberian insentif atau kemudahan kepada investor, sehingga dapat mengurangi hambatan-hambatan dan dapat menciptakan daya tarik bagi investor untuk datang dan menanamkan modalnya.

“Pemerintah Provinsi Sulsel harus mempunyai kapasitas yang memadai serta mampu mengimbangi dinamika dan tuntutan investasi, agar modal yang ditanam maupun yang akan ditanamkan di daerahnya dapat terjaga. Karena itu, tugas pemerintah adalah memastikan investor merasa aman untuk datang menanamkan modalnya serta mengoptimalkan sumber daya yang ada untuk mendukung iklim investasi yang lebih baik,” ungkapnya.

Ia pun mamaparkan laporan kinerja keuangan daerah akhir tahun anggaran 2020. Salah satunya, capaian realisasi pendapatan daerah Provinsi Sulsel sampai dengan akhir tahun 2020 Rp9,36 triliun atau 95,31 persen dari target yang ditetapkan pada perubahan APBD tahun anggaran 2020 sebesar Rp9,82 triliun.

Serta memberikan gambaran capaian 20 Indikator Kinerja Utama (IKU) pembangunan tahun 2020 berdasarkan visi misi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Sulsel.

Andi Sudirman pun berharap masukan dari pimpinan dan angggota dewan melalui mekanisme penyampaian LKPJ ini, untuk menyelesaikan berbagai persoalan dan tantangan pembangunan daerah ke depan. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top