search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Kepala BPK Sulsel Berganti, Ini Harapan Plt Gubernur

doelbeckz - Pluz.id Kamis, 10 Juni 2021 23:00
PISAH SAMBUT. Suasana pisah sambut Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Sulsel dari pejabat yang lama Wahyu Priyono kepada pejabat yang baru Paula Henry Simatupang di Auditorium BPK Sulsel, Jl AP Pettarani, Kota Makassar, Kamis (10/6/2021). Turut hadir Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman. foto: humas pemprov sulsel
PISAH SAMBUT. Suasana pisah sambut Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Sulsel dari pejabat yang lama Wahyu Priyono kepada pejabat yang baru Paula Henry Simatupang di Auditorium BPK Sulsel, Jl AP Pettarani, Kota Makassar, Kamis (10/6/2021). Turut hadir Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman. foto: humas pemprov sulsel

PLUZ.ID, MAKASSAR – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, mengucapkan terima kasih atas pengabdian serta bantuannya dalam membimbing Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel selama Wahyu Priyono menjabat sebagai Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia (RI) Provinsi Sulsel.

Hal ini diungkapkan saat menghadiri acara serah terima jabatan Kepala Perwakilan BPK Provinsi Sulsel dari pejabat yang lama Wahyu Priyono kepada pejabat yang baru Paula Henry Simatupang di Auditorium BPK Sulsel, Jl AP Pettarani, Kota Makassar, Kamis (10/6/2021).

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengucapkan selamat datang dan bekerja kepada Bapak Kepala Perwakilan yang baru, Bapak Paula Henry Simatupang beserta ibu. Hari ini menjadi momentum yang baik menyambut ke depan untuk bisa menjadi mitra dan terjalin sinergitas yang baik. Serta ucapan sukses bagi Bapak Wahyu Priyono untuk bertugas di tempat yang baru,” ujarnya.

Andi Sudirman mengaku, merasa kehilangan sosok Kepala Perwakilan BPK yang lama, Wahyu Priyono, yang pindah tugas menjadi Kepala Perwakilan BPK Provinsi Bali.

“Beliau sangat responsif dalam berkoordinasi dengan kami untuk membahas perbaikan Sulsel lebih baik,” ujarnya.

Andi Sudirman berharap, BPK tetap membantu Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel dan akan mengawal laporan keuangan agar menciptakan laporan keuangan yang transparan dan akuntabel. Serta melakukan pendampingan dalam upaya perbaikan untuk penilaian laporan keuangan 2021 ini pada 2022 mendatang.

“Catatan dan rekomendasi dari BPK selalu kami jadikan untuk introspeksi kami yang lebih matang dan perbaikan-perbaikan yang lebih baik ke depan, untuk menghadirkan tindakan yang terukur, recovery dan proyeksi ke depan,” jelasnya.

Andi Sudirman menegaskan, pihaknya memiliki tujuan yang sama dengan BPK. “Bagaimana tatakelola keuangan yang transparan dan akuntabel. Sehingga menimbulkan rasa trust (kepercayaan) di masyarakat dan kita bisa bangkit dalam upaya pemulihan ekonomi,” terangnya.

Pemprov Sulsel, kata dia, terus menggenjot perbaikan sistem perekonomian dan upaya penanganan pandemi Covid-19. Dimana angka kesembuhan tertinggi dan kematian terendah secara nasional. Hal ini bukti kerjasama yang baik serta saling berjibaku untuk kemaslahatan orang banyak.

“Intinya kita bekerja untuk orang banyak. Sistem pemerintahan tetap kembali sesuai visi misi kami untuk Sulsel bersih melayani. Kami berharap dengan adanya pendampingan dari BPK Provinsi dan BPK Pusat untuk memberikan masukan yang menjadi stimulan atau vaksin bagi kami untuk meningkatkan imun dalam bekerja lebih baik ke depan,” pungkasnya.

Sementara, anggota VI BPK RI, Harry Azhar Azis, berharap dukungan para kepala daerah dan pimpinan DPRD Sulsel serta instansi lainnya melalui koordinasi dan komunikasi yang baik. Sehingga, kehadiran BPK Perwakilan Provinsi Sulsel di tengah masyarakat dapat dirasakan secara optimal dan dapat mendorong terwujudnya transparansi serta akuntabilitas keuangan negara, serta terwujudnya tujuan bernegara.

“Setiap rupiah (yang dibelanjakan) harus bisa mendatangkan kemakmuran untuk rakyat Sulsel,” jelas Harry. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top