search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

FIT Pemprov Sulsel Terisi 57 OTG Covid-19

doelbeckz - Pluz.id Minggu, 01 Agustus 2021 11:00
BERJAGA. Tenaga kesehatan berjaga di Fasilitas Isolasi Terintegrasi (FIT) yang disediakan Pemprov Sulsel di Asrama Haji Sudiang, Makassar. foto: istimewa
BERJAGA. Tenaga kesehatan berjaga di Fasilitas Isolasi Terintegrasi (FIT) yang disediakan Pemprov Sulsel di Asrama Haji Sudiang, Makassar. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Sebanyak 57 pasien kini menjalani isolasi di Fasilitas Isolasi Terintegrasi (FIT) yang disediakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel di Asrama Haji Sudiang, Makassar. FIT merupakan program yang dicanangkan Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, 27 Juli 2021 lalu.

FIT menjadi tempat isolasi bagi pasien positif Covid-19 tanpa gejala (OTG/Orang Tanpa Gejala) dan bergejala ringan. Pemprov Sulsel menyiapkan sekitar 2.000 lebih tempat tidur untuk kapasitas isolasi yang merupakan extended room (ruang tambahan) rumah sakit Pemprov Sulsel yang berada di Asrama Haji, RS Sayang Rakyat, dan pusat Isolasi Pemprov Sulsel lainnya.

“Progres Asrama Haji sejak dibuka sudah 57 pasien yang masuk dan tetap dalam kontrol RS Labuang Baji,” ujar Andi Sudirman, Sabtu (31/7/2021).

Andi Sudirman mengatakan, hadirnya fasilitas isolasi terintegrasi ini, maka para pasien akan didampingi tenaga kesehatan dari RS Pemprov Sulsel.

“Tenaga kesehatan termasuk dokter, standard layanan serta emergency case-nya dibawah kendali dokter-dokter rumah sakit provinsi yang pengalaman. Kami harap para pasien mendapat pelayanan yang baik dan dibawah kontrol. Dan semoga semua pasien lekas sembuh, Amin,” katanya.

Di tempat karantina bagi pasien positif Covid-19 di Asrama Haji ini, dilengkapi fasilitas memadai. Dengan kamar layaknya hotel, setiap kamar berisi satu tempat tidur, bahkan dipersiapkan kamar untuk satu keluarga.

Selama menjalani isolasi, para pasien akan diberikan pelayanan kebutuhan dasar, seperti makan, minum maupun vitamin/suplemen. Serta selama menjalani isolasi akan dibekali dengan aktivitas olahraga, hiburan dan kegiatan lainnya.

“Fasilitas ini terbuka umum dan gratis bagi seluruh warga terkonfirmasi positif (OTG dan gejala ringan) tanpa sekat suku, agama, dan ras, serta pendatang,” tuturnya.

Andi Sudirman berharap kabupaten/kota juga turut ikut membuka extended room (ruang tambahan) untuk ruang isolasi bagi pasien Covid-19.

“Kami berharap wali kota dan bupati agar wilayah dengan angka penyebaran Covid-19 meningkat untuk membuka fasilitas terintegrasi RSUD, extended rooms isolasi mandiri bagi warga sekitar terkonfirmasi positif Covid-19 dengan menyiapkan FIT,” pintanya.

Sementara, Ketua Satgas Covid-19 Sulsel, dr Arman Bausat, mengaku, masyarakat yang ingin menjalani isolasi mandiri di FIT sangat terbuka luas.

“Kami mendapat laporan, jika sebenarnya banyak pasien mau masuk. Namun, informasi beredar ada persyaratan tambahan berupa ada surat keterangan dari Dinas Kesehatan. Padahal, itu tidak ada. Jadi, jika ada yang ingin isolasi mandiri di FIT, syaratnya hanya melampirkan bukti hasil swab PCR yang menyatakan positif Covid-19,” katanya.

Adapun warga yang ingin mengikuti fasilitas isolasi terintegrasi diantaranya bisa mendaftar di call center telemedicine ‘Hallo Dokter’ 0811466465 atau mendaftar melalui website hallodokter.sulselprov.go.id. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top