search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Plt Gubernur Sulsel Apresiasi Danny Pomanto Gunakan KM Umsini Sebagai Tempat Isolasi Apung

doelbeckz - Pluz.id Rabu, 04 Agustus 2021 14:00
Moh Ramdhan Pomanto. foto: istimewa
Moh Ramdhan Pomanto. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel memberi apresiasi kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terhadap penanganan Covid-19 bagi warganya.

Hal tersebut diutarakan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, saat menggelar rapat koordinasi secara virtual mengenai penanganan pandemi Covid-19 khususnya di Provinsi Sulsel.

“Saya apresiasi Wali Kota Makassar yang berinisiatif melakukan koordinasi bersama Bupati Gowa, bahas perpanjangan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat), karena level PPKM antara keduanya punya tingkat level yang berbeda,” ucap Andi Sudirman di hadapan seluruh kepala daerah serta Forkopimda yang hadir secara virtual, Rabu (4/8/2021).

Tidak hanya itu, Andi Sudirman juga mengapresiasi Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto yang menggunakan kapal KM Umsini sebagai tempat untuk Isolasi Apung Terpadu.

“Saya juga mengapresiasi Wali Kota Makassar yang berinisiatif menggunakan kapal KM Umsini sebagai Isolasi Apung Terpadu,” tuturnya.

Andi Sudirman berharap seluruh kabupaten lain mengikuti langkah-langkah seperti yang diambil Pemkot Makassar, dengan menyediakan tempat isolasi bagi warganya.

“Kita harap pemerintah kabupaten/kota mengikuti langkah-langkah seperti yang diambil Pemkot Makassar dengan menyediakan tempat isolasi bagi warganya yang terpapar Covid-19, namun tetap mengacu pada manajemen tata kelola isolasi yang dibuat terintegrasi dengan rumah sakit,” jelasnya.

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, menjelaskan, pengalaman Kota Makassar menangani Covid-19. Sama halnya dengan 24 kabupaten/kota di Sulsel.

“Perjuangan kita adalah memisahkan orang yang sakit dengan orang sehat dengan 3T. Kami juga telah menyempurnakan Satgas Detektor akan turun bersama TNI Polri ke rumah-rumah warga melakukan 3T,” ujarnya.

Danny Pomanto mengatakan, saat ini tingkat keterisian ICU di rumah sakit telah mencapai angka 90 persen, sehingga pihaknya telah menyiapkan 1.100 tempat tidur di RSUD Daya untuk menampung pasien sedang dan berat.

“Kalau pasien ringan dan tanpa gejala, kita bawa ke kapal Isolasi Apung Terpadu, sedangkan yang sedang dan berat kita rawat di RSUD Daya, di sana kita mempunyai Laboratorium PCR yang mampu membaca empat jenis Covid-19, termasuk varian Delta,” kuncinya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top