search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Pemkab Mamuju Tengah Belajar Implementasi Sistem Merit ke BKD Sulsel

doelbeckz - Pluz.id Senin, 07 Maret 2022 15:00
STUDI TIRU. Kepala BKD Provinsi Sulsel Imran Jausi (kanan) menerima Sekda Kabupaten Mamuju Tengah Askary Anwar bersama rombongan di Ruang Command Center Komplek Kantor Gubernur Sulsel, Senin (7/3/2022). foto: istimewa
STUDI TIRU. Kepala BKD Provinsi Sulsel Imran Jausi (kanan) menerima Sekda Kabupaten Mamuju Tengah Askary Anwar bersama rombongan di Ruang Command Center Komplek Kantor Gubernur Sulsel, Senin (7/3/2022). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulsel menerima kunjungan kerja perwakilan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju Tengah di Ruang Command Center Komplek Kantor Gubernur Sulsel, Senin (7/3/2022). Kunjungan ini terkait penerapan sistem merit di Sulsel.

Sebagaimana diketahui berdasarkan Keputusan Komisi Aparatus Sipil Negara No.83/KEP.KASN/C/XI/2021 tentang Penetapan Sistem Merit dalam Manajemen Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2021, Sulsel ditetapkan berada pada kategori Sangat Baik dengan Nilai 340,5.

Hal ini yang mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju sengaja berkunjung ke Sulsel untuk menggali langkah-langkah BKD Sulsel dalam meraih predikat tersebut. Diketahui penerapan sistem merit merupakan konsep dasar dalam penyelenggaraan Manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) berdasarkan Undang-Undang ASN Nomor 5 Tahun 2014.

Mewakili Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulsel, Kepala BKD Provinsi Sulsel Imran Jausi, dalam sambutannya menyampaikan, Pemprov Sulsel menerima dengan tangan terbuka kehadiran perwakilan Pemkab Mamuju Tengah.

Ia pun juga berencana mengajak rombongan untuk melihat ruang Unit Pelayanan Teknis Penilaian Potensi dan Kompetensi (Assessment Center) sebagai salah satu sarana dan prasarana pendukung utama pelaksanaan merit sistem.

“Tentunya kami juga mengundang beberapa OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yang terkait dengan objek kunjungan dari rombongan. Kami juga menghadirkan teman-teman bidang, saya kira cukup lengkap ini BKD. Ada bidang pengadaan, bidang pengembangan, bidang kinerja, dan bidang mutasi. Saya kira bisa sharing secara langsung,” kata Imran Jausi.

Sementara, Sekda Kabupaten Mamuju Tengah, Askary Anwar, mengatakan, usia Kabupaten Mamuju Tengah yang baru menginjak sembilan tahun dirasakan masih sangat terbatas dari segi infrastruktur maupun sumber daya manusianya.

Untuk itu, ia mengambil langkah untuk mengupayakan peningkatan kapasitas sumber daya manusia agar dapat mengikuti daerah-daerah lain. Diharapkan, dengan studi tiru kali ini akan mendapatkan pengalaman baru yang bisa diaplikasikan.

“Menurut kami Sulawesi Selatan adalah sebuah daerah yang sangat berkembang di Indonesia Bagian Timur dan sudah punya prestasi tingkat nasional. Salah satunya adalah penerapan merit sistem. Salah satu daerah dengan penilaian sangat baik, sehingga kami harus datang ke Sulsel,” jelasnya.

Askary Anwar menambahkan, upaya untuk meningkatkan pelayanan publik salah satunya adalah perbaikan merit sistem sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku. Untuk menyejajarkan diri dengan daerah lain memang perlu usaha akselerasi dengan belajar dari daerah-daerah. Di sisi lain, perkembangan zaman yang begitu cepat memberikan pengaruh kepada pola kerja pemerintahan.

“Minimal kita bisa melangkah step by step untuk memperbaiki kualitas sistem kepegawaian kita, memperbaiki kualitas pegawai kita dan endingnya adalah memperbaiki kualitas pelayanan publik kepada masyarakat. Kita tahu daerah kita daerah baru butuh akselerasi untuk menjadi daerah yang makin maju,” imbuhnya.

Askary Anwar juga memuji ruang Baruga Lounge sebagai bentuk sarana dan prasarana pelayanan publik yang dimiliki Provinsi Sulsel. Dalam kunjunganya kali ini ia didampingi beberapa pejabat lingkup Pemkab Mamuju Tengah. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top