search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

PPKM Luar Pulau Jawa-Bali, Sulsel Terapkan PTM Sesuai SKB 4 Menteri

doelbeckz - Pluz.id Senin, 07 Maret 2022 10:00
Andi Sudirman Sulaiman. foto: istimewa
Andi Sudirman Sulaiman. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto yang juga merupakan Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) dan Koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk wilayah luar Jawa-Bali menggelar rapat Perkembangan Kasus Covid-19 dan Evaluasi PPKM di luar Pulau Jawa-Bali diikuti kementerian/lembaga terkait, gubernur, bupati dan wali kota, Minggu (6/3/2022).

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, hadir langsung mengikuti secara virtual.

Pada rapat ini, Airlangga, menyampaikan, kasus harian per 5 Maret sebanyak 30.156 kasus, kasus kematian 322 kasus, angka reproduksi efektif (Rt) di Indonesia 1,09 dan laju penularan Covid-19 menurun di semua pulau. Meskipun masih ada di atas angka 1.

“Namun, di semua pulau mengalami penurunan signifikan,” katanya.

Kasus harian dan kasus aktif di luar Jawa-Bali menurun mengikuti di Jawa dan Bali.

Dari data Kemenkes, untuk Rt di Sulsel dalam sepekan juga turun, dari 18,60 persen (27/2) turun 13,63 persen (5/3).

Wakil Menteri Kesehatan, Dante Harbuwono, meminta agar sosialisasi perluasan cakupan layanan telemedicine bagi pasien positif Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri atau isoman dilakukan pemerintah daerah.

Diketahui, layanan ini juga telah memperluas layanan di Pulau Sulawesi, yakni di Kota Makassar. Melalui layanan telemedicine pasien Covid-19 bisa mendapatkan layanan telekonsultasi dan paket obat secara gratis. Layanan dapat diakses melalui https://isoman.kemkes.go.id/.

Sedangkan, Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sepekan terakhir masyarakat Sulsel untuk protokol kesehatan, dari 22.017 orang yang dipantau, 88,70 persen patuh memakai masker dan 86,58 persen patuh menjaga jarak.

Dirjen PAUD Disdakmen Kemendikbudristek, Jumeri, menyampaikan paparannya, Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas di luar pulau Jawa-Bali ada yang sesuai dan sebagian tidak sesuai dengan SKB 4 Menteri dan Diskresi SKB 4 Menteri. Adapun, penerapannya di provinsi dan kabupaten/kota Sulsel dinilai telah sesuai.

Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, sendiri melaporkan per 5 Maret 2022 jumlah kasus harian positif 795 kasus, sembuh 1.609 kasus dan meninggal sembilan orang.

“Adapun untuk 5 Maret, jumlah kasus terkonformasi positif 795 kasus dan meninggal sembilan orang,” sebut Andi Sudirman.

Adapun pelaksanaan PPKM berdasarkan level hingga 14 Maret, Level 2 dilaksanakan di Wajo sedangkan level 3 di 23 kabupaten/kota lainnya. Tingkat penularan komunitas untuk tingkat 4 (26/2-5/3) terdapat satu daerah, yakni Tana Toraja dimana sebelumnya terdapat empat daerah.

Capaian vaksinasi untuk dosis 1 telah mencapai 84,92 persen, dosis 2 sebanyak 57,75 persen dan dosis 3 sebesar 2,62 persen. Vaksinasi dosis 2, 3 dan lansia ini, yang kembali kita genjot.

Adapun untuk memudahkan dan mendekatkan layanan vaksinasi kepada masyarakat dan menjangkau masyarakat kelompok rentan hadir program Sulsel Kebut Vaksinasi dengan layanan mobile vaccinatornya.

“Gerai vaksin Rumah Sakit Pemprov Sulsel dan tempat-tempat pelayanan publik. Vaksinasi keliling menyasar komunitas rentan,” sebutnya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top