search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Beni Iskandar Respon Permasalahan Air Bersih di Blok H Perumahan BTP

doelbeckz - Pluz.id Senin, 20 Juni 2022 18:09
TEMUI PELANGGAN. Penjabat Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Beni Iskandar (ketiga kanan), turun langsung menemui warga dan melihat langsung kondisi keluhan pelanggan di daerah Perumahan Bumi Tamalanrea Permai (BTP), khususnya Blok H, Kelurahan Buntusu, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar. foto: istimewa
TEMUI PELANGGAN. Penjabat Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Beni Iskandar (ketiga kanan), turun langsung menemui warga dan melihat langsung kondisi keluhan pelanggan di daerah Perumahan Bumi Tamalanrea Permai (BTP), khususnya Blok H, Kelurahan Buntusu, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Keluhan pelanggan di daerah Perumahan Bumi Tamalanrea Permai (BTP), khususnya Blok H, Kelurahan Buntusu, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, mendapat atensi yang sangat serius dari manajemen Perumda Air Minum Kota Makassar.

Penjabat Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Beni Iskandar, bahkan turun langsung menemui masyarakat di daerah tersebut untuk mendengar dan melihat situasi suplai air dengan membawa serta pejabat yang ditunjuk sebagai penanggung jawab dalam penanganan keluhan warga.

Beni Iskandar menjelaskan, ada beberapa kejanggalan yang ditemui di lapangan yang dirasakan tidak sesuai dengan yang diadukan.

“Petugas kami sudah mau melakukan tindakan dan kegiatan lapangan, tapi terkendala tidak sepakatnya beberapa warga jika dilakukan penggalian. Padahal, ini kan kita mau carikan solusi malah petugas dilarang menggali,” ungkapnya.

Beni Iskandar mengatakan, pipa yang akan dikoneksi adalah pipa induk, akan tetapi sudah dicor atau dilakukan peremajaan jalan berupa pengecoran.

“Kita kan kalau selesai kerjakan akan diperbaiki kembali, tapi dihalangi beberapa oknum warga yang mengatasnamakan tokoh masyarakat. Padahal, yang beri izin ini kan Ketua RW dan RT,” katanya.

“Ada juga kejadian yang kami sinyalir dilakukan oknum yang tidak bertanggung jawab, dimana pipa pembuangan udara yang selama ini dipakai untuk memasukkan air dari mobil tangki atau membuang udara itu dilem permanen, sehingga tidak bisa terbuka dan tidak ada warga lain yang mengetahuinya. Inikan indikasi ada sabotase yang memang tidak mau air di lokasi itu menjadi merata dan normal,” tambahnya.

Beni Iskandar menjelaskan, berdasarkan penelusuran petugas di lapangan, pihak-pihak yang menghalangi ini diduga ada hubungannya dengan berakhirnya masa jabatan RT/RW sebelumnya yang masih tidak terima mereka diganti dan menghasut serta memprovokasi warga lain untuk tidak memberikan izin penggalian dengan alasan jalan bisa rusak dan akses warga terganggu.

“Sementara kita adakan penelusuran, jika memang terbukti ada sabotase sesuai dugaan warga, maka kami tidak akan tinggal diam dan akan melaporkan ke pihak Kepolisian,” jelasnya.

Beni Iskandar mengakui, setelah melakukan pendekatan dan pemufakatan dengan Ketua RW dan RT, akhirnya petugas bisa diberikan izin menggali, tetapi pihaknya tetap berharap agar jangan ada lagi pihak lain yang memberikan informasi sesat bahwa Perumda Air Minum Kota Makassar sengaja tidak menindaklanjuti keluhan warga.

“Insya Allah, dalam waktu dekat kami akan melakukan perbaikan dan mengupayakan semaksimal mungkin agar seluruh blok di BTP dapat menikmati air kembali secara normal, karena kami sudah punya pemetaan dan isolasi suplai air di daerah tersebut,” tutupnya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top