search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Sekda Sulsel Memperkenalkan Mandiri Benih ke Mentan

doelbeckz - Pluz.id Minggu, 26 Juni 2022 23:08
BERBINCANG. Sekda Provinsi Sulsel Abdul Hayat Gani menghadiri pelaksanaan Pra-Penas 2022 yang dibuka Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di Kabupaten Maros, Sabtu (25/6/2022). foto: istimewa
BERBINCANG. Sekda Provinsi Sulsel Abdul Hayat Gani menghadiri pelaksanaan Pra-Penas 2022 yang dibuka Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di Kabupaten Maros, Sabtu (25/6/2022). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAROS – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulsel Abdul Hayat Gani menghadiri pelaksanaan Pra-Penas 2022 yang dibuka Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di Kabupaten Maros, Sabtu (25/6/2022).

Mengusung tema “Memantapkan Penguatan Komoditi Lokal untuk Kemandirian Pangan’, kegiatan yang berlangsung hingga 27 Juni 2022 ini, diikuti sebanyak 5.300 orang peserta dari seluruh Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Abdul Hayat memperkenalkan program Mandiri Benih.

Ia menjelaskan, untuk meningkatkan kesejahteraan petani, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel menyalurkan benih unggul secara gratis kepada petani melalui program tersebut.

“Benih unggul tersebut melalui proses penangkaran di masing-masing daerah, agar benih dapat beradaptasi dengan tanah yang akan ditanami dengan mengurangi penggunaan bahan kimia,” jelasnya

Abdul Hayat mengatakan, Pemprov Sulsel bertekad menjadikan pembangunan sektor pertanian sebagai sektor prioritas dan andalan, melalui program pemberdayaan ekonomi kerakyatan dengan hilirisasi pertanian, yang bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah komoditi pertanian. Dengan demikian, akan berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan petani.

Di hadapan Menteri Pertanian dan ribuan pemerhati pertanian dari seluruh Indonesia, Abdul Hayat mengungkap keberhasilan Sulsel dalam menopang kebutuhan pangan nasional.

Dimana, Sulsel mampu mensuplai 50 persen atau sekitar 100 ribu ton beras dari total kebutuhan Bulog secara nasional pada kwartal satu d 2022, dengan total stok beras yang tertampung di Bulog Sulsel sebanyak 200 ribu ton.

Pada kesempatan ini, Abdul Hayat menitip harapan agar pelaksanaan Pra-Penas ini, tidak hanya menjadi pertemuan silaturahmi belaka, tetapi juga menjadi wadah untuk belajar mengajar dan sharing pengalaman, serta menjajaki kemungkinan pengembangan mitra usaha.

Apalagi, Pra-Penas dimaksudkan untuk memotivasi dan menggairahkan petani, nelayan, serta masyarakat pelaku agribisnis menuju Pekan Nasional Petani Nelayan (Penas) XVI Tahun 2023 di Kota Padang, Sumatera Barat, yang akan datang.

Di tempat yang sama, Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, mengatakan, pelaksanaan Pra-Penas ini, bertujuan untuk menyatukan emosional, tekad dan persamaan pendapat untuk memajukan pertanian.

Menurutnya, kemajuan pertanian dapat mengatasi terjadinya krisis ekonomi.

Ia berharap, agar setiap provinsi dan kabupaten memperbaiki lumbung pangan di wilayah masing-masing. Mentan juga meminta kepada Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) supaya terus mempertahankan ketahanan pangan nasional, agar Indonesia terhindar dari krisis pangan, yang melanda beberapa negara saat ini.

Turut hadir pada pembukaan Pra-Penas Tahun 2022 di Kabupaten Maros, antara lain Gubernur Kalimantan Timur Isran Nur, anggota Komisi IV DPR RI Hanan Arozak, para Pejabat Eselon I Kementan, dan Ketua KTNA Nasional Muhammad Yadi Sofyan. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top