search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Merdeka Dagang Andalan, Sulsel Lepas Komoditas Ekspor Senilai Rp648,6 Miliar

doelbeckz - Pluz.id Senin, 15 Agustus 2022 20:55
PELEPASAN. Pelepasan ekspor Komoditas Sulsel ke pasar global 'Merdeka Dagang Andalan Sulsel, Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat', Senin (15/8/2022). foto: istimewa
PELEPASAN. Pelepasan ekspor Komoditas Sulsel ke pasar global 'Merdeka Dagang Andalan Sulsel, Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat', Senin (15/8/2022). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel melalui Dinas Perdagangan melepas komoditas ekspor senilai US$ 44,43 juta setara dengan Rp648,6 miliar. Menggandeng 39 pelaku usaha ekspor, pelepasan ekspor Sulsel ke 20 negara ini, berhasil mengekspor 23 komoditas unggulan.

Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, menyatakan rasa syukur Sulsel dapat kembali mengungkit nilai ekspor melalui ‘Merdeka Dagang Andalan Sulsel, Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat’ dirangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) Ke-77.

“Alhamdulillah, hari ini, pelepasan ekspor senilai US$ 44,43 juta setara dengan Rp648,6 miliar,” kata Andi Sudirman, Senin (15/8/2022).

Gubernur mengatakan, pelepasan ekspor ini, bertujuan memotivasi dan meningkatkan semangat para pelaku usaha ekspor, instansi terkait, asosiasi, dan stakeholder untuk memacu pertumbuhan ekspor Sulsel.

“Kita berharap ini akan memotivasi dan meningkatkan semangat para pelaku usaha ekspor, instansi trekant, asosiasi, dan stakeholder lainnya dalam upaya memacu pertumbuhan ekspor Sulsel,” katanya.

Ekonomi Sulsel pada triwulan II tahun 2022 tumbuh sebesar 5,18 persen dibanding dengan triwulan II tahun 2021. Tingginya angka pertumbuhan ekonomi ini salah satunya ditopang meningkatnya pertumbuhan ekspor. Dimana, dari sisi pengeluaran, komponen ekspor barang dan jasa mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 44,11 persen.

Untuk periode Januari-Juli 2022, ekspor Sulsel mengalami pertumbuhan 57,17 persen, dengan total nilai ekspor sebesar US$ 1,329 miliar atau setara dengan Rp19,417 triliun dengan total volume ekspor sebesar 652,32 ribu ton.

Pelepasan ekspor ini, kerja sama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel melalui Dinas Perdagangan dengan Instansi terkait, Regional 4 PT Pelindo Makassar, Terminal Petikemas Makassar, Bank Sulselbar, Kantor Kesyahbandaran Utama Makassar, Kantor Otoritas Pelabuhan Makassar, Kantor Wilayah Bea dan Cukai Sulsel, Balai Besar Karantina Perikanan, Balai Besar Karantina Pertanian, Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia DPW Sulsel, pelaku usaha ekspor, dan pihak-pihak terkait lainnya.

23 komoditas yang diekspor, meliputi biji kopi, carragenan, clinker, cocoa beans, cocoa liquor, cumi-cumi, damar, dedak gandum, getah pinus, gurita, ikan tuna, kancing kerang, kayu olahan, kulit ari mete, marmer, mete kupas, minyak mete, nikel, rumput laut, telur ikan terbang, tepung rumput laut, udang olahan, dan udang segar.

“Dengan 20 negara tujuan, yaitu Inggris, Amerika Serikat, Australia, Belanda, Belgia, Cina, Prancis, Hongkong, India, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Korea Selatan, Malaysia, Polandia, Rusia, Selandia Baru, Taiwan, Thailand, dan Vietnam,” kata Ashari Fakhsirie Radjamilo, Kepala Dinas Perdagangan Sulsel. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top