PLUZ.ID, BULUKUMBA – Pemerintah Desa Bira, Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba, menggelar ramah tamah penutupan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) Ke-77 tingkat Desa Bira.
Kegiatan yang dipenuhi warga Bira ini, dirangkaikan dengan launching Pesantren Wisata yang dilakukan Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf di halaman Kantor Desa Bira, Selasa (23/8/2022).
Kepala Desa Bira, Murlawa, menyampaikan, peringatan HUT Kemerdekaan RI di desanya berlangsung semarak dan meriah, mulai dari lomba di tingkat sekolah, majelis taklim, maupun kegiatan gerak jalan, dan karnaval.
“Warga antusias mengikuti rangkaian acara HUT, bahkan untuk karnaval yang penting cukup sepuluh orang setiap tim, sehingga warga dari kalangan mana saja bisa ikut,” ungkap Murlawa.
Terkait Pesantren Wisata, Murlawa menyebutkan, jika hal tersebut merupakan tindak lanjut dari penyelenggaraan Festival Ramadan yang telah dilaksanakan dua tahun terakhir.
“Jadi pembinaan keagamaan tidak hanya dilakukan saat Ramadan. Namun, kita berupaya terus membina anak remaja kita dengan ilmu agama,” bebernya.
Santri dari Pesantren Ramadan ini, lanjutnya, tidak perlu mondok, karena dalam proses menimba ilmu hanya dilaksanakan di masjid selama dua hari atau Sabtu-Minggu. Selain itu, jadwal ini tidak mengganggu aktivitas sekolah formal karena santrinya masuk Sabtu sore dan pulang Minggu sore.
Lebih jauh dikatakan, dalam penyelenggaraan pesantren ini, dikerjasamakan dengan Ma’had Albirr Makassar, sehingga tentu kualitasnya juga akan bagus.
Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, pada kesempatan ini, memuji Pemerintah Desa Bira yang aktif melaksanakan berbagai kegiatan kemasyarakatan maupun kegiatan sosial keagamaan dalam rangka pembinaan generasi muda.
“Tentu semangat dari seluruh warga desa patut kita apresiasi bersama, karena melalui pembinaan generasi muda seperti ini, akan dapat menghasilkan SDM (Sumber Daya Manusia) Desa Bira yang lebih unggul ke depan,” ungkap Andi Utta, sapaan akrab Andi Muchtar Ali Yusuf.
Menurutnya, dengan SDM yang unggul, maka warga Desa Bira tidak akan jadi penonton di daerah wisatanya sendiri. Tapi warga desa dan generasi muda Bira sendirilah yang akan menjadi pelaku-pelaku usaha wisata atau ekonomi kreatif, dengan mengembangkan seluruh potensi yang ada di Desa Bira.
“Melihat sumber daya alamnya yang indah, Bira ini adalah tambang emas Bulukumba. Untuk mengembangkannya, maka
syaratnya SDM-nya juga harus emas,” ungkapnya.
Andi Utta berharap kepada warga Desa Bira untuk terus memelihara kebersamaan dan bersama-sama mengoptimalkan potensi desa dalam rangka menjadikan wilayah Bira menjadi destinasi wisata nasional dan internasional. (***)