search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Bapenda Apresiasi Pemanfaatan QRIS di Makassar F8, Nilai Total Transaksi Fantastis

doelbeckz - Pluz.id Selasa, 11 Oktober 2022 09:00
QRIS. Pengunjung melakukan transaksi uang digital menggunakan Quick Respons Code Indonesian Standard (QRIS) di perhelatan Makassar International Eight Festival and Forum (Makassar F8) 2022, September lalu. foto: istimewa
QRIS. Pengunjung melakukan transaksi uang digital menggunakan Quick Respons Code Indonesian Standard (QRIS) di perhelatan Makassar International Eight Festival and Forum (Makassar F8) 2022, September lalu. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Penerapan digitalisasi keuangan dalam transaksi terus bertumbuh di Kota Makassar.

Hal ini dapat dilihat dari besarnya transaksi uang digital di perhelatan Makassar International Eight Festival and Forum (Makassar F8) 2022, September lalu.

Transaksi digital menggunakan Quick Respons Code Indonesian Standard (QRIS) di Makassar F8 2022 nilainya fantastis, sebesar Rp161.839.833 dengan jumlah transaksi 3.819 kali.

Atas pencapaian ini, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar yang merupakan bagian dari Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kota Makassar menyampaikan apresiasinya.

“Kami sangat mengapresiasi pihak penyelenggara Makassar F8 atas kerja sama dan kolaborasi yang baik dengan Pemkot Makassar dalam penerapan QRIS pada even internasional ini,” ujar Firman Hamid Pagarra, Kepala Bapenda Kota Makassar, Senin (10/10/2022).

Tercatat ada 90 QRIS yang tersedia di even yang terlaksana selama lima hari ini. Mulai dari tiket masuk, tenant kuliner maupun aksesoris dan souvenir. Tidak sedikit pengisi tenant merupakan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Firman menyebut, kondisi tersebut menunjukkan keuangan digital melalui QRIS memudahkan pelaku usaha dalam melakukan transaksi lebih cepat dan aman.

“Hal tersebut seiring dengan kebijakan pemerintah melalui Bank Indonesia, dimana akan membangun ekosistem keuangan digital pada masyarakat khususnya di Kota Makassar agar dalam kehidupan sehari-hari dapat bertransaksi secara digital diantaranya melalui QRIS,” jelasnya.

Firman mengatakan, tidak hanya itu, tumbuhnya ekosistem keuangan digital dan pemanfaatannya oleh warga mempertegas Makassar sebagai Sombere’ and Smartcity.

“Sehingga penggunaan QRIS semakin luas dan manfaatnya bisa semakin dirasakan masyarakat Makassar. Jadi transaksi digital tidak terfokus pada pemerintah daerah dalam APBD,” tutupnya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top