search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Muktamar XV As’adiyah Segera Digelar, Bupati Wajo Tak Sanggupi Beberapa Permintaan Panitia

doelbeckz - Pluz.id Selasa, 22 November 2022 22:47
RAPAT KOORDINASI. Panitia Muktamar XV As’adiyah menggelar rapat koordinasi dengan unsur Forkopimda serta Pengurus Pusat As’adiyah, Senin (21/11/2022) malam. foto: istimewa
RAPAT KOORDINASI. Panitia Muktamar XV As’adiyah menggelar rapat koordinasi dengan unsur Forkopimda serta Pengurus Pusat As’adiyah, Senin (21/11/2022) malam. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Muktamar XV As’adiyah bakal digelar di Sengkang, Kabupaten Wajo, 3 hingga 5 Desember 2022 mendatang.

Sejumlah persiapan tengah dilakukan panitia mengingat orang nomor dua di Indonesia Ma’ruf Amin dijadwalkan akan hadir langsung membuka hajatan lima tahunan ini, di pondok pesantren tertua di Sulsel ini.

Untuk menyukseskan kegiatan ini, panitia menggelar rapat koordinasi dengan unsur Forkopimda serta Pengurus Pusat As’adiyah dan Panitia Muktamar, Senin (21/11/2022) malam. Dimana rapat ini, ikut dihadiri Bupati Wajo dan Wakil Bupati, Amran Mahmud-Amran.

Rapat koordinasi dipandu Sekda Wajo, Armayani, dengan membahas berbagai persiapan. Termasuk mematangkan koordinasi, agar pelaksanaan muktamar bisa berjalan lancar dan sukses.

“Dalam rapat gabungan ikut dihadiri Pak Bupati Wajo, Sekda Wajo, Kodim, Kapolres, Wakil Ketua Umum, dan Pengurus Pusat As’adiyah serta Panitia Muktamar,” kata Bunyamin Yafid, Ketua Panitia Muktamar As As’adiyah.

Dalam rapat yang juga digelar via zoom ini, ketua panitia meminta beberapa bantuan ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo termasuk operasional pengamanan Muktamar, namun tidak disanggupi Bupati Wajo, Amran Mahmud. Meski begitu panitia disebut sangat siap menyukseskan kegiatan ini.

Panitia berharap ada bantuan dari pemerintah daerah apalagi Pondok Pesantren As’adiyah dinilai peranannya sangat besar pada umat bangsa dan negara.

“Kita harap pemerintah daerah memberikan bantuan yang besar bukan yang kecil, karena Pondok zpesantren As’adiyah ini, peranannya sangat besar pada umat bangsa dan negara. 93 tahun As’adiyah membina umat dan juga itu adalah embrio atau cikal bakal pesantren yang ada di Sulsel bahkan Indonesia Timur pada umumnya di Wajo sebagaimana kita ketahui ada isi perut buminya gas yang tidak dimiliki daerah lain, artinya kalau berdasarkan petunjuk Al-Qur’an, Al A’raf ayat 96,” sebutnya.

“Jika penduduk satu daerah bertakwa, Allah Subhanahu wa Ta’ala akan membuka pintu-pintu berkah langit dan bumi. Artinya 93 tahun yang lalu sampai saat ini, para ulama As’adiyah aktif mengajarkan ayat-ayat Allah Subhanahu wa Ta’ala dan sunnah Rasulullah Muhammad SAW ajaran Islam Insya Allah mungkin itu menjadi sebab berkah dari bawah tanah muncul gas,” sambungnya.

Terakhir dalam sambutan ketua panitia memohon maaf hanya bisa ikut rapat lewat zoom, karena masih di Kota Makassar untuk mempersiapkan sejumlah urusan Muktamar.

“Tapi kita berterima kasih kepada Pemkab Wajo, karena sudah luangkan waktunya untuk pimpin rapat gabungan tersebut,” jelasnya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top