search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

DKP Sulsel Bersama Masyarakat Pelestari Lingkungan Tanam 40 Ribu Batang Mangrove di Pesisir Wajo

doelbeckz - Pluz.id Senin, 12 Desember 2022 13:00
TANAM MANGROVE. Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi SulSel melalui Cabang Dinas Kelautan Bosowasi melakukan penanaman 40.000 batang mangrove di Kelurahan Akkajeng, Kecamatan Sajoanging, Kabupaten Wajo. foto: istimewa
TANAM MANGROVE. Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi SulSel melalui Cabang Dinas Kelautan Bosowasi melakukan penanaman 40.000 batang mangrove di Kelurahan Akkajeng, Kecamatan Sajoanging, Kabupaten Wajo. foto: istimewa

PLUZ.ID, WAJO – Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi SulSel melalui Cabang Dinas Kelautan Bosowasi telah melakukan kegiatan rehabilitasi wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil sebagai amanah pelaksanakan peraturan perundang-undangan di bidang pesisir.

Kali ini, penanaman 40.000 batang mangrove di Kelurahan Akkajeng, Kecamatan Sajoanging, Kabupaten Wajo.

Penanaman mangrove ini, dipimpin langsung Kepala CDK Bosowasi Herimisniaty bersama Tim Gubernur Percepatan Pembangunan (TGUPP) Prof Hilal Anshary dan M Iqbal Djawad.

Hadir pula Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Wajo Nasfari, Penyuluh Perikanan Kabupaten Wajo, Perwakilan Polsek Sajoangin, Sekcam Kecamatan Sajoangin, Lurah Akkajeng, dan Kelompok Masyarakat Pelestari Lingkungan di sekitarnya.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulsel, Muhammad Ilyas, menyampaikan, kegiatan tersebut sangatlah penting di wilayah pesisir untuk merehabilitasi ekosistem yang rusak.

Kepala CDK Bosowasi Herimisniaty menambahkan, penanaman mangrove ini, juga menjadi salah satu program Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, sebagai upaya mengembalikan kawasan fungsi dalam rangka melestarikan ekosistem mangrove, guna meminimalisir terjadinya abrasi dan erosi di kawasan pesisir dan pantai.

“Ini juga sekaligus sebagai habitat atau tempat hidup, berlindung, mencari makan, atau berkembang biak bagi berbagai jenis biota laut,” jelas Herimisniaty, Senin (12/12/2022).

Herimisniaty mengatakan, kegiatan ini, akan terus berlanjut secara berkesinambungan sebagai upaya pemulihan jalur hijau, guna memproteksi ratusan hektare lahan pertambakan para pembudidaya agar tetap dapat meningkatkan hasil budidaya secara produktif

Masyarakat setempat pun antusias dengan adanya program penanaman mangrove ini.

“Terima kasih Pak Gubernur atas bantuan ta’ di Akkajeng, kami merasa terharu dan bangga karena mendapat perhatian dari bapak. Dan terima kasih pula kepada Pak Sulfikarnaeni selaku warga asli daerah setempat yang telah menyampaikan langsung keinginan kami tersebut kepada Bapak Gubernur,” ujar Aras selaku pemerhati lingkungan. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top