search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

PMI Operasi Distribusi 300 Juta Liter Air Bersih untuk Mengatasi Kekeringan

doelbeckz - Pluz.id Senin, 14 Agustus 2023 22:23
PELUNCURAN. Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla (JK), di sela-sela meluncurkan Operasi Air Bersih untuk Rakyat, Senin (14/8/2023). foto: istimewa
PELUNCURAN. Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla (JK), di sela-sela meluncurkan Operasi Air Bersih untuk Rakyat, Senin (14/8/2023). foto: istimewa

PLUZ.ID, JAKARTA – Merespons kondisi darurat kekeringan yang melanda sejumlah provinsi di Indonesia, Palang Merah Indonesia (PMI) bekerja sama dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) telah meluncurkan Operasi Air Bersih untuk Rakyat.

Dalam operasi ini, PMI berkomitmen untuk mengirimkan 300 juta liter air bersih ke wilayah-wilayah yang terdampak kekeringan selama tiga bulan ke depan.

Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla (JK), dalam konferensi pers, Senin (14/8/2023), mengungkapkan, sesuai data dari BMKG saat ini setidaknya ada 17 provinsi di Indonesia yang mengalami kekeringan. Dalam upaya untuk memberikan bantuan yang dibutuhkan, PMI akan bekerja sama dengan DMI untuk mendistribusikan air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Kami akan menggunakan masjid dan tempat ibadah lainnya sebagai pusat distribusi air bersih,” ungkap JK, saat penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PMI dengan DMI.

PMI akan menggerakkan 300 unit mobil tangki air dengan kapasitas 5.000 liter dan kendaraan bak terbuka ke berbagai provinsi yang terdampak kekeringan.

Mobil-mobil tersebut akan beroperasi sebanyak tiga kali sehari di wilayah-wilayah yang membutuhkan.

Selain itu, PMI juga menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah guna memastikan pemenuhan kebutuhan tersedia.

Dalam laporan terbaru, 161 kabupaten di 17 provinsi dilaporkan berstatus waspada hingga awas akibat kondisi kekeringan yang mengkhawatirkan.

Beberapa provinsi yang terdampak, antara lain Jawa Tengah, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Papua, DKI Jakarta, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, DI Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Lampung, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Papua, Papua Barat, dan Maluku.

Selain kerja sama dengan DMI, JK juga mengajak sektor swasta untuk turut berpartisipasi dalam operasi ini. Tujuan dari kolaborasi ini adalah untuk mencegah dampak buruk yang mungkin terjadi akibat kondisi kekeringan di berbagai wilayah.

“Sekali lagi, operasi ini adalah bentuk amal. Percuma ada beras jika air bersih tidak tersedia,” tambah JK.

Sekretaris Jenderal Dewan Masjid Indonesia (DMI), Imam Addaruqutni, menambahkan, partisipasi DMI dalam operasi kekeringan ini merupakan bagian dari fungsi sosial masjid. DMI telah menyiapkan sarana dan relawan untuk membantu pelaksanaan operasi distribusi air bersih ini.

“Dalam rapat koordinasi dengan pimpinan DMI daerah, kami telah menyusun rencana untuk menyediakan sarana yang diperlukan. Sementara, PMI akan membantu dengan mengirimkan air bersih ke masjid-masjid di wilayah terdampak kekeringan untuk selanjutnya didistribusikan ke masyarakat sekitar,” ungkap Imam Addaruqutni.

PMI mengajak semua pihak, baik individu maupun korporasi, untuk bersatu dalam mengatasi krisis kekeringan ini. Dengan kolaborasi dan upaya bersama, kita dapat memberikan bantuan yang dibutuhkan kepada masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan akibat kekeringan. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top