search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Pj Gubernur Sulsel Panen Cabai Varietas Cakra Putih, Petani: Alhamdulillah, Hasilnya Bisa Naik Haji

doelbeckz - Pluz.id Selasa, 03 Oktober 2023 15:10
PANEN. Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin bersama Bupati Maros AS Chaidir Syam dan jajaran Forkopimda Maros melakukan panen cabai varietas cakra putih di kebun seluas 50 hektare di kebun petani Lingkungan Dulang, Kelurahan Borong, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, Senin (2/10/2023). foto: istimewa
PANEN. Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin bersama Bupati Maros AS Chaidir Syam dan jajaran Forkopimda Maros melakukan panen cabai varietas cakra putih di kebun seluas 50 hektare di kebun petani Lingkungan Dulang, Kelurahan Borong, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, Senin (2/10/2023). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAROS – Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin bersama Bupati Maros AS Chaidir Syam dan jajaran Forkopimda Maros melakukan panen cabai varietas cakra putih di kebun seluas 50 hektare di kebun petani Lingkungan Dulang, Kelurahan Borong, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, Senin (2/10/2023).

Jenis ini adalah cabai yang digemari petani untuk ditanam, dapat berbuah dalam jangka waktu yang panjang 5-7 bulan dan dapat dipetik setiap pekan. Juga tahan dengan kondisi genangan air ataupun jika terjadi banjir.

Bahtiar menyebutkan, budidaya cabai di tempat ini, telah berlangsung puluhan tahun dan semakin ditingkatkan sebagai upaya dalam penanganan inflasi. Masyarakat penanam cabai pun sejahtera.

Ia mengucapkan terima kasih kepada petani cabai dan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros, khususnya kepada Bupati Maros.

“Saya bahagia sekali, baru saya minta masyarakat gerakkan menanam cabai, di sini sudah panen,” katanya.

Bahtiar menyebutkan, dalam menanam cabai penting untuk mengetahui teknis mengelola lahan agar terhindar dari penyakit dan gagal tanam atau gagal panen. Kondisi lahan di Dulang justru didukung, karena adanya Leko Pancing. Lahan cabai masih bisa ditingkatkan.

“Jadi teman-teman bisa belajar dari Maros, ini juga saya lihat ditanam di lahan kering dan airnya dipompa, termasuk sukses,” sebutnya.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan Pemkab Maros akan memberikan bantuan untuk gerakan budidaya tanam cabai ini.

“Saya dorong aliran Sungai Leko Pancing untuk diolah lahannya, apa yang bisa dibantu,” ujarnya.

Adapun Pemprov Sulsel sendiri mendorong Gerakan Tanam Cabai 10 Pohon 1 ASN. Termasuk mendorong dalam jumlah besar.

Adapun Bupati Maros, AS Chaidir Syam, menyebutkan, produksi cabai di lahan ini 7-8 ton per hektare.

“Alhamdulillah, ini kita support terus petani kita. Ada beberapa petani di sini sudah menyuplai juga ke provinsi lain,” jelas Chaidir.

“Tadi ada beberapa harapan petani dan Pak Gubernur merespon dengan baik. Insya Allah kita akan turun apa yang diperlukan petani. Misalnya pompa untuk menyuplai air sungai lagi. Karena ini sepanjang aliran sungai. Insya Allah petani kita bisa terus berproduksi,” sambungnya.

Petani cabai juga mengakui, budidaya cabai membawa kesejahteraan bagi mereka.

“Alhamdulillah, kita menanam cabai di sini selama 20 tahun hasilnya memuaskan, selama satu musim di sini petani bisa menghasilkan 30 sampai 100 juta,” kata Nurdin, Ketua Kelompok Tani.

“Tanam cabai, Alhamdulillah, hasilnya bisa naik haji,” ucap Ahmad, petani lainnya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top