search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Danny Pomanto: Makassar Siap Jadi Tuan Rumah Festival Pisang

doelbeckz - Pluz.id Senin, 27 November 2023 22:40
MOU. Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto dan kepala daerah lainnya bersama Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin pada acara penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Yas Exports International di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Senin (27/11/2023). foto: istimewa
MOU. Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto dan kepala daerah lainnya bersama Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin pada acara penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Yas Exports International di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Senin (27/11/2023). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, siap jika Makassar ditunjuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan Festival Pisang sebagai tindak lanjut program budi daya pisang di Sulsel.

Itu disampaikan Danny Pomanto usai mendengar arahan Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, saat sambutan pada acara penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Yas Exports International di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Senin (27/11/2023).

Penandatanganan MoU ini, terkait dengan pembelian hasil budi daya pisang cavendish yang menjadi program Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel.

“Festival Pisang kita siap. Tempat even-even pisang kita siap,” singkat Danny.

Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, kata Danny, mendukung penuh program budi daya pisang cavendish meskipun secara lahan sangat terbatas.

Sehingga Kota Makassar mengambil peran-peran di hilir dan siap menjadi pusat pemasaran hasil budi daya pisang cavendish yang merupakan program unggulan Pemprov Sulsel.

“Saya kira Kota Makassar siap menjadi sentra pemasaran pisang, sentra eksibisi pisang, dan event tentang pisang Makassar siap,” ujarnya.

Dikatakan Danny, Kota Makassar tidak mempunyai lahan yang luas untuk penanaman pohon pisang. Sedangkan untuk ekspor memiliki ukuran tersendiri.

Sehingga Makassar pasti tidak akan mampu mendukung pemenuhan jumlah ekspor pisang dengan adanya keterbatasan lahan.

“Jadi pemasaran, eksibisi, pertemuan, research nah kita ambil peran-peran di situ. Hilirisasi industri,” tutupnya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top