search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Danny Pomanto Tekankan OPD Persiapkan APBD Pokok dan Rasionalisasi Anggaran Perubahan

doelbeckz - Pluz.id Rabu, 19 Juni 2024 23:28
RAKOR. Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, dan jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah Pemerintah Kota Makassar menggelar Rapat Koordinasi Lingkup Organisasi Perangkat Daerah di Kantor Balai Kota Makassar, Rabu (19/6/2024). foto: istimewa
RAKOR. Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, dan jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah Pemerintah Kota Makassar menggelar Rapat Koordinasi Lingkup Organisasi Perangkat Daerah di Kantor Balai Kota Makassar, Rabu (19/6/2024). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, dan jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Kota.(Pemkot) Makassar menggelar Rapat Koordinasi Lingkup Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kantor Balai Kota Makassar, Rabu (19/6/2024).

Dalam agenda rapat, Danny Pomanto menekankan OPD untuk mempersiapkan Anggaran Pokok APBD 2025 untuk lebih cepat dibahas.

Dan mengenai rasionalisasi anggaran perubahan.

APBD Pokok itu, ujar Danny, untuk lebih cepat dibahas agar lebih cepat juga dimasukkan.

“Biasanya kita masukkan itu tidak sekarang. Tetapi sekarang alhamdulillah setelah rapat-rapat kita sudah mendapatkan keseimbangannya, tinggal penginputan,” kata Danny usai acara.

Ia mengungkapkan, malam ini merupakan malam terakhir penginputan semua agar review inspektorat terhadap semua postur anggaran itu bisa dilaksanakan.

Mengenai anggaran perubahan, ia menyebutkan, ada SILPA yang berkurang yang mana kondisi itu positif.

Apalagi sebelumnya SILPA mencapai Rp800 miliar sementara saat ini hanya Rp200 miliar.

Itu berarti ada perubahan anggaran Pemkot Makassar yang cukup bagus. Tetapi dalam postur anggaran harus berubah karena ada selisih Rp400 miliar.

Oleh karena itu, pihaknya akan melakukan rasionalisasi terhadap anggaran-anggaran yang ditekankan.

Termasuk tidak mengorek anggaran belanja modal tetapi barang dan jasa.

“Dalam waktu minggu ini juga harus selesai penghematan itu,” tekannya.

Rasionalisasi itu, ia memisalkan, seperti Damkar Lorong yang tidak maksimal.

“Itu kita hold dulu, tapi kita beli fasilitas pemadam kebakaran yang sepuluh itu,” ujarnya.

Pula dirinya mengarahkan kepada masing-masing OPD perihal pentingnya
harus membeli motor listrik sampah dengan kontainer yang menghidrolik;

Harus membeli solar panel, mendukung pembangunan stadion, melanjutkan pembangunan circuit juga Ducting Sharing.

“Saya terangkan supaya semua paham betul. Bahwa yang kita buat ini untuk kota, untuk penghematan, untuk maksimalkan pendapatan,” ungkapnya.

Di dalamnya, ia menjelaskan, perihal agenda Lomba Kelurahan dan supporting terhadap F8. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top