search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Pj Gubernur Sulsel Akui UMI Bertahan Lebih Kuat karena Kesamaan Iman, Bukan Kepentingan

doelbeckz - Pluz.id Minggu, 23 Juni 2024 22:00
Zudan Arif Fakrulloh. foto: istimewa
Zudan Arif Fakrulloh. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel, Zudan Arif Fakrulloh, mengakui Universitas Muslim Indonesia (UMI) bisa bertahan, tumbuh lebih kuat, dan terbang lebih tinggi, karena iman yang sama, bukan kepentingan yang sama.

Hal tersebut disampaikan Zudan dalam Rapat Senat Terbuka Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) UMI Ke-70 di Kampus UMI, Minggu (23/6/2024).

Menurut Guru Besar Universitas Sebelas Maret (UNS) ini, UMI memiliki misteri tersendiri kenapa bisa tumbuh dengan baik dan menjadi universitas ternama di Indonesia.

Rupanya nilai keimanan yang sama menjadi jawaban dari misteri UMI bisa tumbuh dan terbang lebih tinggi.

“Ini misteri yang coba saya sampaikan kepada Bapak dan Ibu, tadi saya membaca jatuh bangunnya UMI, tumbuh pertanyaan dalam batin saya,” tuturnya.

“Ya Allah kenapa UMI bisa bertahan 70 tahun, pengalaman saya dari tahun 1993 ikut perguruan tinggi, mengelola kampus, kampus itu dibangun ayahnya, dilanjutkan anaknya dihancurkan cucunya. Biasanya generasi ketiga itu hancur atau surut, nah UMI ini di tahun 30 susah, tahun 40 susah, dan ini sekarang prestasi semakin naik sesuai penyampaian rektor,” lanjut Zudan.

Lebih jauh, kata Zudan, bila dirangkum apa yang sampaikan ini cukup dengan dua kalimat. Dari masjid ke kampus, dari kampus ke masyarakat, menjadi salah satu alasan UMI bisa bertahan dengan berbagai dinamika jatuh bangun di umur 30 tahun dan umur 40 tahun.

“Ketika kita salat di Masjid Nabawi, ketika kita salat kadang-kadang kepala kita diinjak, tapi kita tidak marah, kita berdesak-desakan di masjid kita tidak marah,” kata Zudan.

“Nah kenapa hal itu terjadi, karena kita memiliki satu kesamaan, ketika kita masuk masjid, masuk di Madinah, masuk di Nabawi, satu kesamaan kita, iman yang sama, bukan kepentingan yang sama. Inilah yang membuat UMI terus bertumbuh, bertumbuh dan lari lebih cepat, terbang jadi tinggi dan jadilah UMI seperti saat ini,” urainya.

Sementara, Rektor UMI, Prof Sufirman Rahman, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Pj Gubernur Susel dalam rapat senat terbuka Milad UMI Ke-7 dekade ini.

“Terima kasih atas kehadiran Bapak Pj Gubernur Sulsel Prof Zudan Arif Fakrulloh dalam acara ini,” ucapnya.

Menurutnya, dengan bertambahnya usia tentu dibarengi dengan bertambahnya penghargaan dan kedewasaan dalam berkarya, menguatkan komitmen akan perubahan demi kemajuan UMI menuju perguruan tinggi berkelas dunia.

Apalagi, Milad UMI kali ini merupakan momentum paling penting yang dirayakan penuh semangat dan kebahagiaan, sekaligus introspeksi diri apa yang telah kita laksanakan dalam perjalanan sejarah dan agenda ke depan.

“Ini kita jadikan momentum refleksi dalam pandangan ke depan kampus UMI harus terus bergerak dan mungkin dalam berbagai inovasi dan prestasi untuk mencerdaskan anak bangsa dan mampu berdaya saing serta karakter Islami, sesuai misi UMI melahirkan manusia berilmu amalia,” jelasnya.

Hadir dalam perayaan Milad UMI Ke-70 tahun tersebut, Ketua DPRD Provinsi Sulsel, Hakim Mahkamah Agung RI, Rektor UIN Alauddin, para konsulat berbagai negara, para guru besar, dan alumni UMI. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top