search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Pemkot Makassar Tata Kawasan Pasar Hobi Toddopuli

doelbeckz - Pluz.id Minggu, 21 Juni 2026 21:00
Syahrir. foto: istimewa
Syahrir. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melalui Kecamatan Panakkukang bersama sejumlah pihak terkait mulai mematangkan langkah penataan kawasan eks Terminal Toddopuli yang selama ini dimanfaatkan sebagai lokasi Pasar Hobi.

Penataan tersebut dilakukan guna mengoptimalkan fungsi aset fasilitas umum sekaligus menciptakan kawasan yang lebih tertib, aman, dan sesuai peruntukannya.

Langkah ini, dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang dipimpin langsung Camat Panakkukang, Syahrir, di Kantor Camat Panakkukang, beberapa hari lalu.

“Rakor beberapa hari lalu, kami membahas rencana pengosongan fasum serta pemanfaatan kembali lahan pada area eks Terminal Toddopuli,” ujar Syahrir, Camat Panakkukang, Minggu (21/6/2026).

Rapat koordinasi tersebut, turut dihadiri perwakilan Perumda Terminal Makassar Metro, PD Pasar Makassar Raya, Perumnas Proyek Sulsel, unsur Tripika Kecamatan Panakkukang, Lurah Paropo, para Ketua RT/RW setempat, serta perwakilan pedagang yang beraktivitas di kawasan Pasar Hobi Toddopuli.

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas surat resmi dari Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Terminal Makassar Metro terkait pengosongan lokasi di kawasan eks Terminal Toddopuli.

Dalam rapat tersebut, Pemerintah Kecamatan Panakkukang bersama Perumda Terminal Makassar Metro menawarkan skema relokasi bagi para pedagang Pasar Hobi Toddopuli ke lokasi yang dinilai lebih representatif dan sesuai peruntukan, yakni Pasar Sawah di Gunung Latimojong, atau di area Terminal Regional Daya.

Syahrir mengatakan, pemerintah tidak serta-merta melakukan pengosongan lokasi, melainkan terlebih dahulu membuka ruang komunikasi dan musyawarah dengan para pedagang untuk menentukan lokasi relokasi yang dianggap paling sesuai dengan kebutuhan mereka.

“Hasil rapat hari ini, kami menawarkan relokasi pedagang Pasar Hobi ke Pasar Sawah di Jalan Gunung Latimojong atau Terminal Regional Daya,” tuturnya.

“Kami juga memberikan waktu selama tiga hari kepada para pedagang untuk bermusyawarah dan menentukan lokasi yang mereka inginkan,” sambung Syahrir.

Melalui proses komunikasi dan koordinasi yang terus dilakukan, Pemerintah Kecamatan Panakkukang berharap proses relokasi dapat berjalan lancar.

Sehingga penataan kawasan eks Terminal Toddopuli dapat terlaksana secara tertib tanpa mengabaikan kepentingan para pedagang maupun masyarakat sekitar.

Menurutnya, proses penataan dilakukan dengan mengedepankan pendekatan persuasif serta mempertimbangkan keberlangsungan aktivitas ekonomi para pedagang yang selama ini menggantungkan mata pencaharian di kawasan tersebut.

Ia menegaskan, langkah penataan tersebut bertujuan memastikan ketertiban wilayah sekaligus mempersiapkan lahan eks Terminal Toddopuli agar dapat kembali difungsikan sesuai peruntukannya sebagai aset fasilitas umum yang memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat.

“Penataan ini dilakukan demi kepentingan bersama. Kami ingin kawasan tersebut kembali tertib dan dapat dimanfaatkan sesuai fungsi serta peruntukannya,” jelas Syahrir.

Diketahui, Pasar Hobi Toddopuli merupakan salah satu pusat perdagangan hewan peliharaan dan perlengkapan hobi yang cukup dikenal di Kota Makassar.

Kawasan yang berada di Jl Toddopuli ini, menjadi tempat transaksi berbagai jenis ikan hias, burung, kucing, reptil, hingga aneka hewan peliharaan lainnya.

Selain itu, terdapat pula pedagang yang menjual pakan ternak dan hewan peliharaan, akuarium, kandang, serta berbagai aksesori dan perlengkapan pendukung hobi.

Selama bertahun-tahun, kawasan tersebut berkembang menjadi pusat aktivitas komunitas pecinta hewan dan penghobi di Makassar.

Namun, keberadaannya di area eks terminal dinilai perlu ditata kembali guna mendukung pengelolaan aset daerah yang lebih optimal.

Sedangkan, Direktur Utama Perumda Terminal Makassar Metro, Elber Maqbul Amin, mengatakan, proses penataan dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan komunikasi dan koordinasi bersama para pedagang serta pengurus asosiasi Pasar Hobi.

Menurutnya, pihaknya telah menjalin komunikasi intensif dengan pengurus asosiasi guna membahas rencana relokasi pedagang ke lokasi yang telah disiapkan pemerintah.

“Alhamdulillah, sudah ada komunikasi dengan ketuanya, ketua asosiasinya. Kami juga sudah memberikan Surat Peringatan (SP) pertama kepada para pedagang di Pasar Hobi Toddopuli,” ujarnya.

Elber menjelaskan, relokasi pedagang merupakan bagian dari upaya penataan kawasan sekaligus optimalisasi aset daerah yang berada di area eks Terminal Toddopuli.

Selain itu, langkah tersebut juga bertujuan menghidupkan kembali fungsi terminal sesuai peruntukannya.

Menurutnya, proses relokasi tidak dilakukan secara sepihak, melainkan melalui pendekatan persuasif dan dialog bersama para pedagang agar solusi yang dihasilkan dapat diterima semua pihak.

“Kami ingin proses ini berjalan baik. Karena itu, komunikasi terus dilakukan dengan para pedagang maupun pengurus asosiasi agar relokasi dapat terlaksana secara tertib,” jelasnya.

Elber mengungkapkan, sebagian pedagang menyambut positif rencana relokasi yang ditawarkan pemerintah.

Para pedagang menilai langkah tersebut tetap memberikan ruang untuk melanjutkan aktivitas usaha di lokasi yang telah disiapkan.

Apalagi, dengan penataan pasar, ia berharap, kawasan eks Terminal Toddopuli dapat kembali difungsikan sesuai peruntukannya.

“Ini, sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih tertib, aman, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” tutup Elbert. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top