search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Perayaan Imlek 2026, Wagub Sulsel Ajak Warga Perkuat Kebersamaan

doelbeckz - Pluz.id Rabu, 18 Februari 2026 21:00
Fatmawati Rusdi. foto: istimewa
Fatmawati Rusdi. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Wakil Gubernur Sulsel, Fatmawati Rusdi, menghadiri perayaan Tahun Baru Imlek 2026 yang diinisiasi 22 organisasi warga Tionghoa di Kota Makassar, Rabu (18/2/2026).

Kegiatan ini menjadi simbol kuatnya harmoni dan toleransi antarumat beragama di Sulsel.

Perayaan yang dikenal dengan sebutan Bai Nian tersebut, dipusatkan di Balai Prajurit Jenderal M Jusuf, Makassar.

Acara berlangsung meriah dan dihadiri ribuan warga dari berbagai latar belakang. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulsel, Jufri Rahman, turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Rangkaian acara diisi dengan atraksi barongsai, pertunjukan musik, doa bersama, serta sajian kuliner dari pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Makassar. Kehadiran UMKM menjadi bagian penting dalam memperkuat ekonomi kerakyatan sekaligus meramaikan perayaan budaya.

Dalam sambutannya, Fatmawati Rusdi menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru Imlek kepada seluruh masyarakat yang merayakan.

Ia berharap, momentum Imlek dapat menjadi titik awal memperkuat harapan, kebersamaan, dan optimisme menatap masa depan.

“Momen Imlek ini kita menatap harapan dan masa depan yang lebih baik ke depannya. Sekali lagi atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengucapkan selamat Imlek, semoga kebahagiaan, harmoni, kesehatan, dan kesejahteraan senantiasa menyertai kita semua,” ujarnya.

Fatmawati menegaskan, keberagaman merupakan kekuatan utama dalam membangun Sulsel yang harmonis dan maju.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel berkomitmen menjaga persatuan serta memperkuat solidaritas antarwarga dari berbagai latar belakang budaya dan agama.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, mari kita terus mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan dalam bingkai keberagaman tanpa ada sekat,” katanya.

Ia juga mengapresiasi kontribusi masyarakat keturunan Tionghoa dalam pembangunan daerah, termasuk peran aktif dalam menggerakkan sektor ekonomi melalui kegiatan usaha dan UMKM.

Menurutnya, partisipasi seluruh elemen masyarakat menjadi kunci penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Perayaan Imlek yang diinisiasi organisasi warga Tionghoa ini tidak hanya menjadi ajang perayaan budaya, tetapi juga mempererat hubungan sosial antarmasyarakat serta memperkuat semangat persatuan dalam keberagaman.

Pemprov Sulsel berharap, momentum Imlek terus menjadi ruang memperkokoh harmoni sosial sebagai fondasi mewujudkan Sulsel yang maju, sejahtera, dan berdaya saing. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top