search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Andi Syahrum Makkuradde Ditunjuk Nakhodai PDAM Makassar

doelbeckz - Pluz.id Senin, 20 April 2026 17:30
Andi Syahrum Makkuradde. foto: istimewa
Andi Syahrum Makkuradde. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Masa jabatan Hamzah Ahmad sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar berakhir, Senin (20/4/2026).

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, telah mengantongi nama pengganti Plt Dirut PDAM Makassar.

Berdasarkan informasi, pengganti Hamzah Ahmad, yakni eks Camat Biringkanaya, Andi Syahrum Makkuradde.

Diketahui, Hamzah Ahmad yang ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PDAM Makassar pada April 2025 mulai melakukan pembenahan menyeluruh di tubuh perusahaan daerah tersebut.

Penunjukan ini dilakukan pada masa kepemimpinan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dengan mandat utama memperbaiki manajemen, meningkatkan efisiensi operasional, serta mendorong kinerja perusahaan.

Sejak awal menjabat, Hamzah langsung memprioritaskan penataan organisasi dan pengendalian beban keuangan.

Dalam kurun tiga bulan pertama, ia melakukan restrukturisasi dengan memangkas jumlah direksi dan dewan pengawas. Selain itu, lebih dari 200 pegawai dirumahkan sebagai bagian dari langkah efisiensi.

Kebijakan tersebut berdampak signifikan terhadap penghematan biaya operasional. PDAM Makassar dilaporkan mampu menekan pengeluaran hingga sekitar Rp250 juta per bulan.

Langkah ini dinilai sebagai upaya strategis untuk menyehatkan kondisi keuangan perusahaan yang sebelumnya terbebani.

Tidak hanya pada aspek organisasi, Hamzah juga melakukan penyesuaian kebijakan operasional.

Ia menghentikan sejumlah proyek pemasangan pipa baru yang dinilai tidak mendesak dan berpotensi membebani anggaran. Sebagai gantinya, perusahaan diarahkan untuk memaksimalkan pemanfaatan infrastruktur jaringan pipa yang sudah tersedia guna meningkatkan layanan kepada pelanggan.

Hasil dari berbagai kebijakan tersebut mulai terlihat dalam waktu relatif singkat.

Dalam lima bulan masa kepemimpinannya hingga Oktober 2025, PDAM Makassar berhasil bertransformasi dari kondisi merugi menjadi mencatatkan laba.

Dalam upaya memastikan tata kelola perusahaan berjalan sesuai prinsip akuntabilitas, Hamzah juga melibatkan BPKP Sulsel sebagai mitra konsultasi.

Kolaborasi ini dilakukan untuk memperkuat pengawasan serta mendukung pengembangan perusahaan secara berkelanjutan.

Langkah-langkah yang diambil Hamzah Ahmad mencerminkan fokus pada efisiensi, optimalisasi sumber daya, serta perbaikan tata kelola sebagai fondasi dalam meningkatkan kinerja PDAM Makassar ke depan. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top