search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

PWI Sulsel Gagas Anugerah Award bagi Tokoh Inspiratif

Jelang Pelantikan Kepengurusan 2026-2031
doelbeckz - Pluz.id Sabtu, 29 Agustus 2026 21:05
Ilustrasi. foto: istimewa
Ilustrasi. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sulsel masa bakti 2026-2031 kian mengintensifkan konsolidasi internal organisasi menjelang momentum pelantikan resmi yang dijadwalkan 17 Oktober 2026 mendatang.

Langkah pemantapan tersebut, menjadi pokok bahasan utama dalam rapat pengurus harian PWI Sulsel yang diselenggarakan secara daring, Sabtu (29/8/2026).

Jalannya rapat dipimpin langsung Ketua PWI Sulsel, Suwardi Thahir, yang berpusat di Sekretariat PWI Sulsel, Jalan Maccini Sawah, Kota Makassar.

Pertemuan daring ini, turut diikuti Bendahara PWI Sulsel James Wehantouw bersama jajaran Wakil Bendahara, yakni Titiek dan Iga Dwikmarini.

Selain itu, hadir pula Wakil Ketua Bidang Pendidikan Faisal Syam, Wakil Ketua Bidang Pembelaan dan Pembinaan Hukum Abdul Razak Arsyad, serta Wakil Ketua Bidang Kesejahteraan Ihsan Djirong.

Sepanjang rapat, jajaran pengurus membedah serangkaian agenda strategis, khususnya terkait kesiapan teknis maupun substansi acara pelantikan.

Momentum ini diharapkan dapat memperkokoh soliditas internal sekaligus meningkatkan kontribusi nyata organisasi terhadap perkembangan pers dan dinamika sosial masyarakat di Sulawesi Selatan.

Ketua PWI Sulsel, Suwardi Thahir, menegaskan, krusialnya kesiapan menyeluruh dari seluruh jajaran pengurus agar prosesi pelantikan tidak sekadar menjadi ritual seremonial, melainkan menjadi pijakan awal bagi realisasi program-program kerja strategis organisasi.

PWI Sulsel Award bagi Figur Inspiratif

Salah satu gagasan krusial yang mengemuka dalam pembahasan tersebut yakni penganugerahan ‘PWI Sulsel Award 2026’.

Penghargaan ini dirancang khusus bagi para tokoh yang dinilai memiliki kontribusi besar, dedikasi tinggi, serta prestasi nyata dalam mendorong pembangunan Sulawesi Selatan maupun Indonesia secara luas.

Ajang penganugerahan ini rencananya terbagi dalam beberapa kategori. Sistem penilaiannya tidak semata mengacu pada jabatan formal seseorang, tetapi secara mendalam mempertimbangkan rekam jejak, daya cipta inovasi, integritas moral, hingga dampak positif yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Istimewanya, jangkauan penerima penghargaan ini tidak hanya terbatas pada figur-figur yang menetap di Sulawesi Selatan. Para tokoh berdarah Sulsel yang saat ini berkiprah serta mengukir prestasi di luar daerah juga masuk dalam radar penilaian panitia.

Langkah inklusif ini dinilai sangat penting guna memetakan serta mengapresiasi kontribusi insan Sulsel dalam cakupan yang lebih luas. Bagaimanapun, rekam jejak dan kiprah putra-putri terbaik daerah di kancah nasional merupakan aset berharga serta kebanggaan daerah yang patut mendapatkan penghormatan tinggi.

Melalui ajang ini, PWI Sulsel berkomitmen membangun mekanisme penilaian yang objektif, terukur, serta sarat nilai edukasi. Dengan begitu, penganugerahan tersebut tidak hanya menjadi bentuk apresiasi semata, melainkan mampu memantik lahirnya lebih banyak individu, komunitas, maupun lembaga yang berdedikasi bagi kemajuan publik.

Apresiasi Sekaligus Pemantik Motivasi

Sebagai wadah berhimpunnya para jurnalis, PWI memegang peran strategis dalam memberikan panggung kehormatan atas berbagai karya, pengabdian, dan dedikasi masyarakat.

Inisiatif penganugerahan ini diharapkan dapat memperkuat tradisi positif PWI Sulsel dalam memberikan penghargaan apresiatif bagi mereka yang konsisten mengabdi di berbagai sektor, mulai dari pembangunan, pendidikan, ekonomi, sosial-budaya, olahraga, hingga bidang kemanusiaan.

Oleh karena itu, tahapan seleksi dan penentuan penerima penghargaan dipastikan berjalan secara profesional dan transparan, berlandaskan indikator penilaian yang terukur serta menjunjung tinggi asas objektivitas.

Rangkaian rapat harian ini menjadi bagian penting dari penyelarasan langkah PWI Sulsel dalam menatap agenda-agenda besar organisasi ke depan.

Pascapelantikan, berbagai program kerja yang telah dirancang akan segera ditransformasikan ke dalam kegiatan nyata yang produktif dan bermanfaat, baik bagi anggota internal PWI maupun masyarakat luas.

Melalui perancangan dan persiapan yang matang, 17 Oktober 2026 diikhtiarkan tidak hanya sebagai penanda dimulainya periode baru kepengurusan PWI Sulsel, tetapi juga menjadi tonggak penguatan peran pers dalam menjaga profesionalisme, meningkatkan kompetensi wartawan, serta menyajikan karya jurnalistik yang berkualitas, berimbang, dan mencerdaskan bangsa.

Pada puncaknya, jajaran pengurus PWI Sulsel periode 2026-2031 ini, bakal dilantik secara langsung Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top