search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Keluarga dan Tokoh Masyarakat Rilau Ale Dukung Andi Utta

doelbeckz - Pluz.id Rabu, 29 Juli 2020 19:33
SILATURAHMI. Bakal calon Bupati Bulukumba, HA Muchtar Ali Yusuf, mengunjungi dan silaturahmi dengan keluarga besarnya di Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba, Rabu (29/7/2020). foto: doelbeckz/pluz.id
SILATURAHMI. Bakal calon Bupati Bulukumba, HA Muchtar Ali Yusuf, mengunjungi dan silaturahmi dengan keluarga besarnya di Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba, Rabu (29/7/2020). foto: doelbeckz/pluz.id

“Saya dan teman-teman tokoh masyarakat di sini akan mengajak warga bersama-sama mendukung dan memenangkan Andi Utta pada pilkada, 9 Desember 2020 mendatang,” jelasnya.

Pada kunjungan kali ini, masyarakat juga berinteraksi langsung dengan Andi Utta. Warga di setiap titik pertemuan memberikan masukan termasuk keluhan warga yang mesti dibenahi jika nantinya terpilih jadi Bupati Bulukumba.

Sementara, Andi Utta sangat mengapresiasi keluarga dan tokoh masyarakat yang hadir pada pertemuan ini.

“Terima kasih banyak atas kehadiran orang tuaku, saudara-saudaraku, dan adek-adekku semuanya. Di sini banyak keluarga. Saya datang minta restu dan dukungan kita semua bersama-sama membangun Bulukumba,” terangnya.

Pemilik tagline ‘Harapan Baru Bulukumba’ ini, mengaku, akan mewakafkan diri, memberikan kontribusi pemikiran, dan pengalamannya untuk membangun Bulukumba lebih baik.

“Alhamdulillah, saya ini sudah diberikan rezeki 34 tahun jadi pengusaha. Umur sudah 54 tahun. Sebenarnya, saya sudah beristirahat sejak empat tahun lalu. Saya ingin menikmati hidup. 12 perusahaan sudah cukup, namun masyarakat meminta memberikan kontribusi pemikiran dan pengalaman membangun Bulukumba, maka saya siap maju sebagai calon bupati. Mari kita bersama-sama membangun daerah yang kita cintai ini,” terangnya.

“Saya jelas tidak akan bangga kalau cuman dijadikan bupati, tetapi bangga bisa mengangkat ekonomi masyatakat ketika jadi bupati nantinya,” tambahnya.

“Semua orang bisa jadi calon bupati, semua orang bisa jadi pengusaha, semua bisa jadi sukses, tetapi harus bekerja. Dikerja bukan dicerita artinya, bekerja bukan hanya dicerita saja. Kalau hanya cerita, maka tidak akan ada hasilnya. Dengan pengalaman sebagai pengusaha saya komitmen akan bersama-sama membangun Bulukumba,” lanjut pemilik tagline ‘Dikerja Bukan Dicerita’ ini. (***)

Halaman

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top