search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

LBH APIK Desak Polisi Tuntaskan Dugaan Penipuan WNA Modus Pernikahan

doelbeckz - Pluz.id Sabtu, 08 Agustus 2020 14:00
Ilustrasi. foto: istimewa
Ilustrasi. foto: istimewa

Setiap pekan sekali, bule asal Iran tersebut bolak-balik untuk mengurus stempel sebagai surat izin dengan biaya seluruhnya ditanggung korban

“Kurang lebih hampir setahun di Makassar, saya yang membiayai hidupnya, tinggal di rumah saya, setiap pekan sekali juga bolak-balik untuk mengurus stempel sebagai surat izin dengan total kerugian yang harus saya ditanggung kurang lebih Rp100 juta,” akunya.

Dari kejadian tersebut, ia mendesak pihak Kepolisian untuk menindaki kasus tersebut agar dapat memberikan efek jera dan mencegah ada korban selanjutnya.

“Iya, saya sudah laporkan ke Kepolisian. Laporan sudah sampai tahap sidik pada awal Januari 2020,” kata VA

Vivi berharap, melalui kasus ini tidak ada lagi korban berikutnya.

“Saya berharap, dengan kasus ini tidak ada lagi sindikat Iran yang masuk dan memperdaya wanita Indonesia serta pembelajaran untuk oknum middle east untuk tidak melakukan penipuan serupa terhadap wanita Indonesia,” imbuhnya.

“Rasa kebangsaan saya muncul, jangan sampai mereka anggap kita mudah diperdaya. Syukur saya tidak jadi menikah dengan Siavash. Kita tidak mungkin mencegah datangnya kejahatan, tapi kumpulan simptomnya dan buah dari hidupnya kita harus peka dan akhirnya memutuskan untuk tidak perlu bersama, jangan dipaksakan,” tambah VA. (***)

Halaman

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top