search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Donasi Makan Gratis Melalui Berkah Box

18 Agustus 2020 Hadir di Makassar
doelbeckz - Pluz.id Jumat, 14 Agustus 2020 20:00
Hj Nirwana Tawil. foto: doelbeckz/pluz.id
Hj Nirwana Tawil. foto: doelbeckz/pluz.id

“Untuk di Makassar kita sudah survei. Selain jemaah masjid, ternyata masih banyak saudara-saudara kita yang membutuhkan uluran tangan, seperti untuk fakir dan miskin, hamba sahaya, anak-anak panti asuhan, dan hafidz Al Qur’an,” tambahnya.

Nirwana Tawil mengakui, tahap awal akan disediakan 750 box per hari. Dimana per box dinilai seharga Rp10.000.

“Sumber pendanaan Berkah Box berasal dari donatur yang mendonasikan minimal Rp10.000 untuk satu box. Akad Rp10.000 itu, sudah termasuk isian nasi box, kemasan, beban tenaga kerja, dan beban manajemen yang mengurusi alur proses Berkah Box,” jelasnya.

BERBAGI. Seorang jemaah Masjid Al Anhar Gambiran, Yogyakarta menerima nasi box dari program Berkah Box Yayasan Berkah Makan Berbagi. foto: istimewa

Nirwana Tawil optimistis penyediaan nasi box ini, di Makassar akan meningkat. Sama halnya saat hadir pertama kali di Yogyakarta dan Balikpapan.

“Awalnya kita hadirkan makan gratis di masjid di Yogyakarta itu, untuk 50 orang jemaah, lalu bertambah dari waktu ke waktu bahkan hingga 500 jemaah. Kita sediakan makanan gratis tiga kali sehari, subuh, siang, dan malam. Saya yakin di Makassar juga akan meningkat. Ini sejalan dengan tagline Mengalirkan Keberkahan ,” terangnya.

“Teman-teman banyak yang lihat dan akhirnya banyak simpati dan tergerak memberikan donasi atau sedekah. Saat ini, Berkah Box sudah memproduksi 20 ribuan box per pekan untuk dua dapur di Yogyakarta dan Balikpapan. Jumlah donatur juga dari waktu ke waktu terus bertambah. Kini sudah ada 3.200 donator. Mereka memberikan donasinya tiap jumat. Ada yang Rp10.009 tiap Jumat, bahkan ada Rp10 juta per pekan. Artinya, siapa pun bisa bersedekah. Besar kecilnya sesuai keikhlasan dan kemampuan,” tambahnya.

Nirwana Tawil mengakui, Berkah Box yang diinisiasi Ustadz Rendy Saputra ini, awalnya sebagai upaya memakmurkan masjid.

Halaman

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top