search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

AMPSB Desak Pemkab Sidrap Tindak Tegas Tambang Galian C

doelbeckz - Pluz.id Sabtu, 22 Agustus 2020 22:11
AKTIVITAS TAMBANG. Aktivitas tambang galian C di Sungai Bila, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidrap, masih terus beroperasi hingga saat ini, Sabtu (22/08/2020). foto: istimewa
AKTIVITAS TAMBANG. Aktivitas tambang galian C di Sungai Bila, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidrap, masih terus beroperasi hingga saat ini, Sabtu (22/08/2020). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Aktivitas tambang galian C di Sungai Bila, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidrap, masih terus beroperasi hingga saat ini, Sabtu (22/08/2020).

Padahal, telah diputuskan dalam rapat Forkopimda Kabupaten Sidrap, Selasa (18/8/2020) lalu, seluruh aktivitas tambang galian C di Sungai Bila tersebut dihentikan sementara waktu sembari para pelaku tambang harus bertanggung jawab untuk mereklamasi seluruh kerusakan yang ada di sungai tersebut.

Ketua Aliansi Masyarakat Peduli Sungai Bila (AMPSB), Andi Tenri Sangka, meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidrap konsisten menjalankan kesepakatan hasil rapat Forkopimda. Utamanya, pemberhentian tambang galian C di Sungai Bila tersebut. Termasuk menindak tegas penambang galian C yang melanggar kesepekatan tersebut.

“AMPSB meminta kepada Pemkab Sidrap konsisten terhadap hasil rapat pemberhentian tambang galian C di Sungai Bila,” tegasnya.

Andi Tenri Sangka mengatakan, mengingat Surat Keputusan (SK) Bupati Sidrap per tanggal 044 s/d 444/X/2018 lalu, karena tidak sesuai dengan upaya pengelolaan lingkungan pada dokumen UKL-UPL.

Para penambang diberikan sanksi untuk melakukan reklamasi pemulihan lingkungan Sungai Bila dan sanksi kedua para penambang seharusnya melakukan reklamasi atau pemulihan 90 hari setelah SK tersebut diterima.

“Namun, sampai waktu yang telah diberikan bagi para penambang tersebut tidak melakukan pemulihan lingkungan Sungai Bila seperti yang telah diperintahkan pemerintahan melalui SK yang ada,” ujarnya.

Halaman

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top