Rahmat merinci secara detail semua point of interest di Turki yang masih mempesona hingga saat ini termasuk Hagia Sophia yang baru-baru ini, diubah kembali menjadi masjid dari museum setelah hampir 100 tahun. Selain semua tempat indah yang masuk daftar pengunjung di Istanbul, seperti Blue Mosque, Grand Bazaar, dan Bosphorus Cruise.
Rahmat juga mempresentasikan kota-kota lain yang layak untuk dikunjungi, seperti Cappadocia, Izmir, dan Pamukkale.
Pelaksana Harian (PLH) Manager dan Servis Garuda Indonesia Sulsel, Andhika Mahendra, yang menjadi salah satu pembicara menjelaslan, mengenai perkembangan sales Garuda Indonesia di Makassar dari mulai awal pandemi pada Maret 2020 sampai saat ini yang menunjukkan pertumbuhan yang luar biasa dan indikasi positif dimana masyarakat Makassar sudah berani bepergian.
Andhika juga menjelaskan, destinasi favorit bagi masyarakat Makassar adalah Jakarta untuk segmen pemerintah dan pelaku bisnis, dan Bali bagi segmen wisatawan. Bahkan Garuda Indonesia Sulsel sudah menyiapkan paket-paket all-inclusive untuk beberapa destinasi wisata, termasuk Labuan Bajo dengan harga yang sangat bersaing.
Andhika mengatakan, Garuda Indonesia juga sudah mengaktifkan kembali code sharing dengan Turkish Airlines untuk destinasi wisata Istanbul dan kota-kota lainnya di negara Turki.
“Dengan perjanjian kerja sama code sharing ini, penumpang dari kota manapun di Indonesia, termasuk Makassar, bisa terbang langsung ke seluruh kota-kota di Turki tanpa repot mengurus bagasi (fasilitias baggage-through). Sebagai gambaran, tanpa fasilitas baggage-through, penumpang dari Makassar harus mengeluarkan bagasi mereka di Jakarta, lalu check-in lagi ke counter Turkish Airlines. Tentunya code-sharing agreement antara Turkish Airlines dan Garuda Indonesia ini merupakan kabar baik bagi seluruh masyarakt Indonesia pada umumnya dan Makassar pada khususnya,” jelas Andhika. (***)