search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Investasi dan Ekspor Skala Prioritas Pemerintah di Tengah Pandemi Covid-19

doelbeckz - Pluz.id Jumat, 09 April 2021 10:00
TERIMA KUNJUNGAN. Sekda Provinsi Sulsel Abdul Hayat Gani (ketiga kanan) menerima kunjungan Deputi BSN Bidang Penerapan Standar dan Penilaian Kesesuaian Dr Zakiyah di ruang rapat kerjanya, Kamis (8/4/2021). foto: humas pemprov sulsel
TERIMA KUNJUNGAN. Sekda Provinsi Sulsel Abdul Hayat Gani (ketiga kanan) menerima kunjungan Deputi BSN Bidang Penerapan Standar dan Penilaian Kesesuaian Dr Zakiyah di ruang rapat kerjanya, Kamis (8/4/2021). foto: humas pemprov sulsel

PLUZ.ID, MAKASSAR – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulsel Abdul Hayat Gani menyampaikan skala prioritas pemerintah di tengah pandemi Covid-19, saat menerima kunjungan Deputi Badan Standarisasi Nasional (BSN) Bidang Penerapan Standar dan Penilaian Kesesuaian Dr Zakiyah. Dua skala prioritas yang dimaksud adalah investasi dan ekspor.

“Di tengah-tengah pandemi Covid-19 ini, ada dua hal yang masih menjadi skala prioritas, yakni investasi dan ekspor. Dua hal ini bisa memperkuat ekonomi kita,” kata Abdul Hayat dalam pertemuan yang berlangsung di ruang rapat kerjanya, Kamis (8/4/2021).

Abdul Hayat menjelaskan, untuk menarik investasi dan meningkatkan ekspor, pintu masuknya adalah bagaimana memperkuat daya saing. Salah satunya adalah bagaimana semua produk-produk unggulan kita menjadi daya tarik ekspor, dan termasuk yang digagas lagi nantinya.

“Namun kita harus akui jika produk kita belum diverifikasi, ya di situ-situ saja,” ungkapnya.

Nantinya, kata Abdul Hayat, produk-produk akan disortir dengan berbagai model, kemudian yang terdaftar di aplikasi.

“Memang ada aplikasi yang digagas standarisasi tahun 2014, dan sudah ada perda-nya,” jelasnya.

Untuk itu, lanjut Abdul Hayat, tinggal penajaman dan optimalisasi. Ia mengakui, masih dibutuhkan semacam edukasi yang kuat kepada masyarakat. Karena itu, keberadaan pemerintah pusat dengan mengirim anggota Bimbingan Pelaksana Teknis (BPT) menjadi salah satu pendukung yang penting.

“Salah satu tugas pokok dan fungsinya adalah bagaimana mengamankan aset kita, produk kita, bukan hanya dari makanan, akan tetapi semua hal kita optimalkan. Bahwa ini adalah kearifan lokal dan pastikan standarisasi dengan berbagai kriteria,” terangnya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top