search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

LDII Sulsel, Kodam XIV Hasanuddin, dan Ponpes Roudhotul Jannah Gelar Vaksinasi

doelbeckz - Pluz.id Kamis, 23 September 2021 15:00
VAKSINASI. LDII Sulsel, Kodam XIV Hasanuddin, dan Pondok Pesantren Roudhotul Jannah bersinergi melaksanakan vaksinasi massal di Pondok Pesantren Roudhotul Jannah, Jl Berua Raya, Kota Makassar, Kamis (23/9/2021). foto: istimewa
VAKSINASI. LDII Sulsel, Kodam XIV Hasanuddin, dan Pondok Pesantren Roudhotul Jannah bersinergi melaksanakan vaksinasi massal di Pondok Pesantren Roudhotul Jannah, Jl Berua Raya, Kota Makassar, Kamis (23/9/2021). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) bergerak membantu pemerintah melaksanakan program vaksinasi massal. Dengan masifnya vaksinasi di tengah masyarakat, maka kekebalan komunal (herd immunity) dapat segera terwujud. Harapan untuk memutus mata rantai penularan covid-19 dapat diwujudkan.

Oleh karena itu, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Sulsel bekerja sama dengan Kodam XIV Hasanuddin dan Pondok Pesantren Roudhotul Jannah melaksanakan kegiatan vaksinasi massal tahap kedua di Pondok Pesantren Roudhotul Jannah, Jl Berua Raya, Kota Makassar, Sulsel, Kamis (23/9/2021).

Ketua LDII Sulsel, Dr Ir Abri MP, mengatakan, vaksinasi massal ini adalah wujud kesalehan sosial yang LDII lakukan.

“Alhamdulilah, kita masuk vaksinasi kedua, setelah kita laksanakan vaksinasi tahap pertama. Kerja sama LDII dengan Kodam XIV/Hasanuddin telah terjalin sejak 2015. Salah satu program LDII adalah kesalehan sosial. Sinergi ini terbina dengan baik sehingga banyak kerja sama yang kita lakukan,” ujar Abri yang juga dosen ilmu pertanian ini.

Hadir dalam kesempatan ini, Abri didampingi jajaran pengurusnya, diantaranya Wakil Ketua LDII Sulsel Asdar Mattiro, Renreng Tjolli, dan Muchtar Mannan. Tampak hadir Pembina Pondok Pesantren Roudhotul Jannah KH Suwarto SE MM dan Ketua panitia vaksinasi Hatta Tohuri.

Abri mengatakan, vaksinasi akan mewujudkan kekebalan komunal (herd immunity).

“Kekebalan kelompok kita harus pelihara agar masyarakat kita bisa terbebas dari Covid-19. Harapan kita kesehatan bisa terbina kembali. Harapannya, negara kita menjadi negara yang baldatun toyyibatun wa robbun ghofur,” katanya.

Menurutnya, bila kesehatan masyarakat bisa pulih, maka ekonomi bangkit. Pemulihan ekonomi terbina, karena kestabilan kesehatan.

“Sehingga produktivitas masyarakat bisa kembali muncul. Masyarakat bisa sejahtera,” ungkap Abri.

Beberapa kerja sama LDII Sulsel dan Kodam XIV/Hasanuddin, antara lain bela negara, pertandingan sepak bola, dan penghijauan (go green).

“Terkait masalah Covid-19, kita bersinergi melakukan vaksinasi Covid-19 tahap kedua,” ujarnya.

Selain vaksin Sinovac, panitia juga menyediakan vaksin Astra Zaneca untuk tahap 1. Adapun jenis vaksin tahap 2 yang tersedia, yakni vaksin Sinovac.

Sebagai ormas Islam, LDII melaksanakan implementasi kesalehan sosial membantu pemerintah memutus mata rantai penularan Covid-19.

Kodam XIV Hasanuddin mendukung penuh kegiatan ini. Terbukti Tenaga Kesehatan (Nakes) yang tergabung dalam tim vaksinasi mobile Kodam XIV Hasanuddin turun ke lapangan. Mereka diantaranya berasal dari tenaga kesehatan Rumah Sakit (RS) Pelamonia Makassar. Satu buah ambulans beserta peralatan medis disiapkan di lokasi kegiatan. Pelaksanaan vaksinasi digelar pukul 07.00 hingga 17.00 WITA.

Dari pantauan di lapangan, tim kesehatan Kodam XIV Hasanuddin terbagi menjadi tiga lokasi berbeda. Ada anggota TNI yang bertugas di bagian pendaftaran yang bertempat di halaman Masjid Roudhotul Jannah. Adapula yang memasukkan data diri ke sistem online yang bertempat di ruang makan Pondok Pesantren Roudhotul Jannah. Di samping itu, ada petugas yang menangani penyuntikan vaksin. Semuanya bekerja sama secara rapi dan terstruktur.

Vaksinasi dilaksanakan di ruang terbuka di area Pondok Pesantren Roudhotul Jannah Kota Makassar. Vaksinasi melibatkan masyarakat umum dan santriwan-santriwati pondok.

Vaksin kedua Covid-19 direncanakan pada 21 Oktober 2021. Jumlah vaksin Sinovac yang disediakan panitia sebanyak 1.500 dosis. Selain itu, panitia sediakan 140 dosis vaksin Astra Zeneca. Rencananya, vaksinasi tahap kedua bagi warga yang disuntik vaksin Astra Zeneca pada 23 Desember 2021. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top