
PLUZ.ID, MAKASSAR – Anggota DPRD Kota Makassar, Budi Hastuti, melaksanakan temu konstituen Daerah Pemilihan (Dapil) V meliputi Kecamatan Mamajang, Mariso, dan Tamalate.
Agendanya, reses pertama masa persidangan pertama tahun sidang 2021-2022.
Budi Hastuti menyapa warga Jl Baji Pamai III, RT 003, RW 002, Kelurahan Tamparang Keke, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar, Kamis (28/10/2021).
Pada kesempatan ini, Budi Hastuti menyerap beberapa aspirasi. Dominan, warga Tamparang Keke meminta perbaikan sekaligus pengerukan drainase. Sebab, wilayah itu lama tak disentuh pemerintah kota.
“Jadi, warga meminta untuk pengerukan drainase. Insya Allah, kita akan teruskan ke instansi terkait,” jelas Budi Hastuti.
Tak hanya itu, sambung Politisi Gerindra ini, pihaknya akan menjadi atensi dan menginput ke Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD). Sehingga, aspirasi yang disampaikan bisa ditindaklanjuti dengan perbaikan di tahun depan.
“Aspirasi ini kita akan perjuangankan. Menyampaikan di Paripurna agar apa yang harapkan masyarakat bisa terealisasi,” ucapnya.
Selain persoalan drainase, kata Budi, masyarakat juga meminta usulan masuk sebagai peserta Kartu Indonesia Sehat (KIS) di Dinas Sosial bisa terealisasi. Pasalnya, berkas permohonan belum ditindaklanjuti pemerintah.
“Soal KIS, ini kita akan koordinasi dengan Dinsos (Dinas Sosial). Kebetulan ini mitra saya di Komisi D DPRD Makassar,” jelasnya.
Pada kesempatan ini, Budi, sapaan akrabnya, mengajak masyarakat Tamparang Keke untuk ikut vaksinasi yang di programkan pemerintah. Tujuannya, membentuk herd immunity atau kekebalan kelompok 70 persen.
“Kita imbau warga agar segera ikut vaksinasi bagi mereka yang belum vaksin. Ini juga bentuk dukungan kita ke pemerintah,” bebernya.
Terpisah, Ketua RW 002, Kelurahan Tampereng Keke, Muhammad Indonesia, menyampaikan perbaikan drainase menjadi keluhan warga yang berada di Jl Baji Pammuji.
Menurutny, pengerukan sedimen sudah lama tak dilakukan dan membutuhkan bantuan pemerintah.
“Kita minta bantuan pemerintah soal drainase. Biar kita kerja bakti, tapi kalau tidak dikeruk samaji. Ini soal kesehatan jadi penting kita sampaikan ke Ibu Dewan,” ucap Muhammad Indonesia. (***)