search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Perda RTRW Sulsel, Gubernur Harap Jadi Acuan Dalam Pembangunan yang Tertata

doelbeckz - Pluz.id Jumat, 27 Mei 2022 12:00
Andi Sudirman Sulaiman. foto: istimewa
Andi Sudirman Sulaiman. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2022 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Sulsel 2022-2041 diharapkan menjadi acuan dalam perencanaan pembangunan yang lebih tertata di Provinsi Sulsel.

Hal itu disampaikan Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, pada acara Sosialisasi Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2022 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Sulsel 2022-2041 di Hotel Four Points by Sheraton Makassar, Rabu (25/5/2022).

“Alhamdulillah, terbitnya RTRW ini atas sinergitas bersama. Apalagi, ini menjadi Perda RTRW pertama di Indonesia yang yang terintegrasi dengan Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (RZWP3K) dan UU (Undang-Undang) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja,” ungkapnya.

Dengan terbitnya RTRW ini, kata dia, bisa menjadi acuan dalam implementasikan tata ruang untuk pelaksanaan pembangunan.

“Dengan adanya ini, memudahkan perencanaan pembangunan yang lebih tertata, termasuk dalam mengakomodir sistem investasi yang sudah kita proyeksi,” jelasnya.

Gubernur termuda di Indonesia ini pun berharap, hal ini bisa ditindaklanjuti pemerintah daerah, dalam menerbitkan RTRW Kabupaten/Kota serta Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) yang menjadi dasar acuan dari diterbitkannya dokumen perizinan terkait bangunan.

Selain itu, RTRW ini menjadi acuan dalam pemetaan wilayah dan terintegrasi dengan sistem perizinan.

“Sekiranya jika ada perencanaan, perlu ada master plan untuk menjadi proyeksi kedepan. Perlu pemetaan wilayah, meskipun itu mendapatkan keuntungan, namun jangan sampai itu akan memberi dampak panjang ke depan,” jelasnya.

Dalam perda tersebut, mencakup struktur ruang berupa pusat kegiatan dan jaringan infrastruktur serta pola ruang berupa kawasan lindung, permukiman, kehutanan, kelautan, pertambangan, pertanian, dan lingkungan.

Dirinya pun mengimbau para Kepala Daerah dalam menjaga kawasan pertanian.

“Kita harus menjaga kawasan yang menjadi kedaulatan pangan kita. Karena ini menjadi kearifan lokal kita di Sulsel. Terlebih Sulsel sebagai penyangga pangan nasional,” jelasnya.

Sementara, Direktur Jenderal Tata Ruang Kementerian Agraria dan Tata Ruan/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Abdul Kamarzuki, mengapresiasi terbitnya Perda RTRW Provinsi Sulsel ini. Yang diharapkan menjadi acuan bagi Pemerintah Daerah lainnya dalam menyusun RTRW yang terintegrasi RZWP3K dan UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Turut hadir Sekda Provinsi Sulsel Abdul Hayat Gani, Anggota DPRD Sulsel Rahman Pina, anggota Forkopimda, Bupati/Wali Kota se-Sulsel, Direktur Bina Perencanaan Tata Ruang Daerah Wilayah 2, Pimpinan instansi vertikal, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulsel maupun Kabupaten/Kota, para Akademisi/Asosiasi Prefesi Lingkup Sulsel, serta tokoh masyarakat. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top