search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Gubernur Sulsel Harap Dukungan Warga pada Pembangunan Bendungan Jenelata senilai Rp4,15 Triliun

doelbeckz - Pluz.id Selasa, 30 Agustus 2022 16:28
Andi Sudirman Sulaiman. foto: istimewa
Andi Sudirman Sulaiman. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel mendukung pembangunan Bendungan Jenelata di Kabupaten Gowa. Dimana penandatanganan kontrak untuk paket pekerjaan pembangunan senilai Rp4,15 triliun telah dilakukan.

Penantangan kontrak dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air untuk paket pekerjaan kontruksi pembangunan Bendungan Jenelata yang ditandatangani PPK Bendungan II, Satker SNVT Pembangunan Bendungan, BBWS Pompengan Jeneberang dengan KSO CAMC Engineering Co Ltd di Ruang Rapat Paselloreng Lantai Tiga Gedung Ditjen SDA, Rabu, 29 Juni 2022 lalu.

Untuk itu, Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, mengharapkan untuk tahap selanjutnya masyarakat dapat mendukung secara maksimal.

“Untuk pembangunan Bendungan Jenelata di Kabupaten Gowa kami minta masyarakat untuk mendukungnya secara optimal,” kata Andi Sudirman, Selasa (30/8/2022).

Diketahui Bendungan Jenelata terletak di Desa Tana Karaeng, Desa Pattalikang, dan Desa Moncongloe, Kecamatan Manuju, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulsel.

Pekerjaan Bendungan Jenelata menggunakan kontruksi CFRD (Concrete Face Rock Dam), dengan inti tegak setinggi 62,8 meter dengan daya tampung efektif sebesar 223,6 juta m3.

Bendungan Jenelata mempunyai manfaat sebagai pengendalian banjir Sungai Jenelata dari debit 1.800,46 m3 per detik menjadi 686 m3 per detik pada periode ulang 50 tahun, menyediakan air untuk daerah irigasi seluas 26.773 Hektare (Ha), meliputi daerah Irigasi (DI) Bili-bili (2.400 Ha), DI Bissua (13.916 Ha), dan DI Kampili (10.457 Ha) dengan intensitas tanam dari 100 persen menjadi 300 persen dengan pola tanam padi-padi-palawija.

Selain itu, bendungan ini, bermanfaat untuk penyediaan air baku sebesar 6,05 m3 per detik untuk Kota Makassar dan kebutuhan industri di Takalar, potensi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) 7 Megawatt (MW), serta pengembangan daerah wisata.

“Saya dengan melihat manfaat yang besar ini tentu akan membawa kesejateraan masyarakat di Sulsel utamanya di Kabupaten Gowa,” sebut Andi Sudirman Sulaiman. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top