search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Andi Herfida Attas Dikukuhkan sebagai Bunda Forum Anak Bulukumba

doelbeckz - Pluz.id Minggu, 18 September 2022 22:00
PELANTIKAN. Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, melantik Andi Herfida Attas sebagai Bunda Forum Anak Daerah Kabupaten Bulukumba di Ruang Pola Kantor Bupati, Minggu (18/9/2022). foto: istimewa
PELANTIKAN. Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, melantik Andi Herfida Attas sebagai Bunda Forum Anak Daerah Kabupaten Bulukumba di Ruang Pola Kantor Bupati, Minggu (18/9/2022). foto: istimewa

PLUZ.ID, BULUKUMBA – Istri Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf, Andi Herfida Attas, resmi dikukuhkan sebagai Bunda Forum Anak Daerah Kabupaten Bulukumba di Ruang Pola Kantor Bupati, Minggu (18/9/2022).

Andi Herfida dikukukan Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf di hadapan Wakil Bupati, Sekda Muh Ali Saleng, Kepala DP2KBP3A dr Wahyuni, dan beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya, serta puluhan anak dan tamu undangan.

“Apakah Bunda Hj Andi Herfida Attas siap dikukuhkan sebagai Bunda Forum Anak Daerah Kabupaten Bulukumba,” tanya Bupati Andi Muchtar Ali Yusuf, kemudian Andi Herfida Attas menjawab Insya Allah siap.

Usai dikukuhkan, Andi Herfida Attas dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan menjadi Bunda Anak di Bulukumba.

“Meski saya bukan orang Bulukumba, Insya Allah saya akan berupaya menjadi bunda anak yang baik bagi anak Bulukumba,” katanya disambut tepuk tangan riuh.

Ia meminta para bunda untuk tetap mengontrol anak-anaknya. Sebab, kondisi anak-anak tergantung dari peran ibundanya.

“Anak itu menjadi baik dan menjadi panutan, mayoritas peran bundanya. Oleh karena itu, bunda-bunda semua jangan berhenti memberikan bimbingan kepada anak-anak kita,” pinta Herfida.

Kepala Dinas Kebudayaan Kota Makassar ini, berpandangan, bunda-bunda zaman sekarang, sudah banyak yang bisa memposisikan diri sebagai ayahanda atau dalam arti bekerja di ruang publik.

“Mohon maaf ayahanda. Sebaliknya tak banyak ayahanda yang bisa ambil peran memposisikan dirinya sebagai bunda untuk mengurus anak dan rumah tangganya,” ujar Herfida.

Ia menjelaskan, banyaknya kasus kekerasan terhadap anak bukan hanya menjadi perhatian pemerintah. Tapi, harus menjadi tugas bersama dari stakeholder terkait, serta seluruh elemen masyarakat.

Herfida mengatakan, meski teknologi informasi memiliki efek positif, tapi efek negatifnya juga tidak kecil. Sehingga teknologi ini, menjadi harapan sekaligus tantangan berat.

“Teknologi memang penting, tapi harus disesuaikan dengan usia anak-anak kita. Bayangkan anak-anak sekarang, baru berusia satu sampai dua tahun saja, sudah pintar main gadget atau main game di handphone. Harus ada batasan waktu, karena ini dapat berdampak buruk ketika orang tua tidak mampu mengontrol,” jelasnya.

Kemudian titik perhatian lagi, lanjut Herfida, pemenuhan gizi bagi anak-anak sangat penting karena akan berpengaruh pada pertumbuhan anak sampai dewasa. Ia juga mengingatkan orang tua agar tidak melupakan waktu bersama anak-anaknya, meskipun dalam kondisi sibuk karena pekerjaan.

“Terus pembentukan akhlak anak. Ini juga tergantung orangtuanya. Sehingga orang tua harus memberi contoh yang baik bagi anak-anaknya untuk pembentukan akhlak mental dan karakter,” imbuhnya.

Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, menyebut, salah satu program di bidang pendidikan dalam visi misinya adalah mewujudkan Generasi Emas. Program ini, harus dibentuk sejak usia anak.

“Kita ingin anak-anak Bulukumba lebih berprestasi, serta punya skill dan kemampuan di masa mendatang,” katanya.

Oleh karena itu, bupati yang akrab disapa Andi Utta ini, meminta seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian, melindungi dan menjamin hak-hak anak tanpa diskriminasi demi pertumbuhan dan perkembangannya.

“Bukan hanya peran pemerintah, OPD terkait, tapi semuanya harus berperan aktif agar anak-anak kita ke depan lebih berkualitas. Termasuk para lurah, kepala desa, kepala lingkungan, kepala dusun juga harus terlibat aktif untuk mengarahkan anak-anak,” tuturnya.

Sementara, Kepala DP2KBP3A Bulukumba, dr Hj Wahyuni, dalam laporannya menjelaskan, peringatan Hari Anak Nasional (HAN), sebelumnya telah diperingati di tingkat nasional dan provinsi.

“Peringatan tingkat nasional 23 Juli 2022. Peringatan tingkat provinsi Sulsel 9 September 2022 dan peringatan tingkat kabupaten hari ini, 18 September 2022,” ujarnya.

Ia mengemukakan, peringatan Hari Anak Nasional ini, sangat penting. Sebab, akan menjadi komitmen bersama untuk menekan kekerasan anak maupun perdagangan anak.

“Alhamdulillah, kita lakukan penandatanganan komitmen pencegahan kekerasan terhadap anak dan pencegahan terjadinya perdagangan anak. Kemudian, kita juga sudah punya Bunda Forum Anak Daerah tingkat Kabupaten Bulukumba,” jelas Wahyuni.

Sekadar diketahui, tema peringatan Hari Anak Nasional tingkat Kabupaten Bulukumba yaitu ‘Anak Terlingungi Indonesia Maju’.

Di rangkaian acara, anak-anak TK Pertiwi tampil mempersembahan Tarian Wonderland Indonesia. Anak-anak tampak lucu menggemaskan dengan menggunakan pakaian adat. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top