search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Tiga RS Pemprov Sulsel Raih Akreditasi Paripurna LAM-KPRS

doelbeckz - Pluz.id Sabtu, 27 Mei 2023 20:31
AKREDITASI. Andi Sudirman Sulaiman, Gubernur Sulsel, menerima sertifikat akreditasi dari LAM-KPRS untuk tiga rumah sakit milik Pemprov Sulsel pada HUT LAM-KPRS Ke-2 di Hotel Claro, Makassar, Sabtu (27/5/2023). foto: istimewa
AKREDITASI. Andi Sudirman Sulaiman, Gubernur Sulsel, menerima sertifikat akreditasi dari LAM-KPRS untuk tiga rumah sakit milik Pemprov Sulsel pada HUT LAM-KPRS Ke-2 di Hotel Claro, Makassar, Sabtu (27/5/2023). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Enam Rumah Sakit (RS) di Sulsel mendapat sertifikat akreditasi dari Lembaga Akreditasi Mutu dan Keselamatan Pasien Rumah Sakit (LAM-KPRS).

Tiga diantaranya merupakan rumah sakit di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel. Yakni Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Rakyat, dan RSKD Ibu dan Anak Pertiwi.

Sertifikat Akreditasi Rumah Sakit ini, diserahkan pada acara Hari Ulang Tahun (HUT) LAM-KPRS Ke-2 di Hotel Claro, Makassar, Sabtu (27/5/2023).

“Alhamdulillah, dari enam rumah sakit di Sulsel, tiga diantaranya rumah sakit milik Pemprov Sulsel yang mendapatkan akreditasi dengan tingkat kelulusan paripurna dari Lembaga Akreditasi Mutu Dan Keselamatan Pasien Rumah Sakit (LAM-KPRS). Yakni RSKD Dadi, Rumah Sakit Umum Daerah Sayang Rakyat, dan Rumah Sakit Khusus Daerah Ibu dan Anak Pertiwi,” ungkap Andi Sudirman Sulaiman, Gubernur Sulsel.

Ia pun berharap, dengan adanya sertifikat akreditasi tingkat paripurna ini, akan meningkat pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

“Tentu kita harap mengawal kualitas rumah sakit yang lebih baik ke depan. Dan tentu ketika disertifikasi adalah betul-betul memiliki khas bahwa sertifikat ini adalah linear atau inline dengan apa yang ada di lapangan. Artinya, kalau dia paripurna, betul-betul paripurna dalam segalam aspek di rumah sakit itu sendiri,” jelasnya.

Ia pun mendorong, Puskesmas berfungsi sesuai namanya ialah Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM).

“Kita juga mendorong agar para tenaga kesehatan untuk melakukan upaya preventif dengan promosi kesehatan kepada masyarakat,” katanya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top